UNAIR NEWS – 51动漫 (UNAIR) resmi menutup pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2025. UNAIR menjadi salah satu penyelenggara UTBK 2025 selama 10 hari dari 23 April 2025 sampai dengan 03 Mei 2025 yang diikuti oleh 14.660 peserta di seluruh Indonesia.
Ketua Pelaksana UTBK UNAIR, Prof Dr Bambang Sektiari Lukiswanto DEA DVM menurutnya dalam pelaksanaan UTBK tahun ini tidak menemukan kendala yang berarti. Dari tahun ke tahun UNAIR menyiapkan UTBK dengan sangat baik. Ada sekitar 18 lokasi pelaksanaan UTBK yang tersebar di Kampus Dharmahusada A, Dharmawangsa B dan Kampus MERR-C UNAIR.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan UTBK tidak lepas dari dukungan fakultas di UNAIR. 淒ari PJL, tim IT, hingga staf di fakultas, semuanya berperan penting. Dua tahun terakhir kami juga menyiapkan roti dan teh manis panas bagi peserta di pagi hari. Masalah teknis pun bisa diatasi dengan cepat karena kami telah melakukan antisipasi berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, jelasnya.
Prof Bambang berharap, kedepannya semangat tanggung jawab dan akuntabilitas dalam pelaksanaan UTBK tetap terjaga. 淪aya berterima kasih kepada seluruh tim. Semoga ke depan kita tetap konsisten dan akuntabel dalam melaksanakan amanah UTBK ini, pungkasnya.

Antisipasi Perubahan Sistem Seleksi Nasional
Rektor UNAIR periode 20202025, Prof Mohammad Nasih, turut memberikan refleksi dan arahan ke depan. Ia mengingatkan bahwa sistem seleksi nasional akan mengalami perubahan di setiap tahunnya. Termasuk adanya TKA yang menjadi salah satu syarat SNBP.
淜e depan akan banyak perubahan yang perlu diantisipasi. Adanya perubahan-perubahan ini maka perlu ada penyesuaian-penyesuaian, sehingga tidak bisa memakai cara-cara yang ada. Penyempurnaan dan fleksibilitas harus selalu ada, ujarnya.
Prof Nasih juga menekankan pentingnya menjaga integritas seleksi. 淜ita pastikan bahwa yang daftar ulang adalah mereka yang benar-benar ikut tes. Kalau pelaksanaan di UNAIR ketat dan jumlah pendaftar sedikit, itu justru menunjukkan kualitas dan komitmen kita pelaksanaan UTBK ini, tegasnya.
Selain itu, keterlibatan perwakilan UNAIR di panitia pusat SNPMB turut membantu dalam koordinasi dan kesiapan menghadapi perubahan kebijakan nasional.
淚nformasi terkait mekanisme baru bisa kita peroleh lebih cepat. Ke depan, SNBP juga harus semakin adil dan transparan, tambahnya.

Lanjutkan Komitmen Integritas Seleksi
Sementara itu, Rektor UNAIR 20252030, Prof Madyan SE MSi MFin menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tim panitia UTBK. 淎lhamdulillah, UTBK tahun ini terlaksana dengan baik dan lebih tertib dibanding tahun-tahun sebelumnya. Panitia telah bekerja keras meminimalkan potensi kecurangan, ujarnya.
Prof Madyan juga menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan tidak akan mengubah komitmen UNAIR dalam menjaga mutu seleksi nasional. 淭idak akan ada perubahan berarti dalam penyelenggaraan. Kita justru akan terus memperbaiki sistem agar semakin transparan dan akuntabel, ungkapnya.
Terkait kebijakan baru, Prof Madyan menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA di tingkat sekolah mulai diberlakukan pada November mendatang. Hal itu bertujuan menjadi salah satu instrumen pembanding dengan nilai rapot sekolah.
淭KA ini bertujuan agar hasil seleksi lebih adil. Sekolah tidak bisa ikut campur dalam hasil TKA, selama tidak terjadi kebocoran. Kita harapkan hasilnya bisa mencerminkan kemampuan siswa secara objektif, jelasnya.
Penulis: Khefti Al Mawalia





