UNAIR NEWS Menjelang Iduladha 1446 H, 51动漫 (UNAIR) menyelenggarakan Workshop Qurban 2025 yang bertajuk Qurban Sehat, Membawa Kebahagiaan Umat pada Kamis (15/5/2025). Bertempat di Gedung Kuliah Bersama GC6.11 Kampus MERR – C UNAIR.
Workshop ini menghadirkan Instruktur Nasional Juru Sembelih Halal (Juleha) drh Iskandar Muda MSc sebagai narasumber. Kegiatan terbagi menjadi empat sesi utama, mulai dari materi syariat qurban, peran juru sembelih halal, pengenalan alat sembelih, hingga praktik penyembelihan. 淨urban bukan sekadar rutinitas tahunan. Ini ibadah besar yang harus dijalankan dengan ilmu, bukan sekadar semangat, ungkap drh Iskandar saat membuka sesi materi.
Juru Sembelih Halal Tak Cukup Bermodal Niat
Iskandar menjelaskan bahwa seorang juru sembelih wajib memahami anatomi hewan. Teknik pemotongan yang benar, serta memastikan hewan tidak mengalami stres atau sakit berkepanjangan. 淧isau sembelih harus benar-benar tajam. Tumpulnya alat bisa membuat hewan tersiksa. Ini soal adab, bukan hanya soal prosedur, jelasnya sambil memperagakan teknik pengasahan.

Ia juga menegaskan bahwa penggunaan alat sembelih tidak bisa sembarangan. Bentuk, panjang, dan cara mengasah harus sesuai dengan standar halal agar tidak merusak bagian vital yang bisa membuat sembelihan tidak sah.
Literasi Halal UNAIR untuk Masyarakat
Workshop ini ditutup dengan praktik langsung dan pemberian sertifikat kepada seluruh peserta. Selain penyuluhan, peserta juga mendapatkan demo olahan daging halal dari hewan qurban sebagai bentuk edukasi menyeluruh.
Perwakilan Pusat Halal UNAIR, Adistiar Prayoga SEI MM, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kontribusi UNAIR dalam menyebarkan literasi halal dan penguatan peran kampus dalam pengelolaan pangan berbasis syariah. 淜ami ingin peserta bisa menularkan ilmu ini di lingkungannya. Qurban bukan hanya soal ibadah, tapi juga soal tanggung jawab pada hewan dan sesama, ujarnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi aktif UNAIR dalam penguatan literasi halal dan pembinaan kompetensi juru sembelih di masyarakat. Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta mampu menerapkan standar penyembelihan yang baik, benar, dan sesuai syariah dalam pelaksanaan qurban di lingkungan masing-masing. Pusat Halal UNAIR menegaskan bahwa pelatihan semacam ini akan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya UNAIR membangun ekosistem pangan halal yang berkelanjutan.
Penulis: Samudra Luhur
Editor: Yulia Rohmawati





