Penyakit radang usus (IBD) semakin sering terjadi pada anak-anak dan remaja, termasuk penyakit Crohn dan kolitis ulserativa. Untuk mencegah komplikasi yang lebih buruk, penting bagi kita untuk mendeteksi penyakit ini sejak dini. Selama ini, penelitian telah dilakukan untuk mencari penanda dalam feses yang dapat digunakan sebagai alat diagnostik potensial untuk IBD, seperti kalprotektin. Namun, ada penanda lain yang bernama fecal S100A12 yang juga menjanjikan sebagai alat diagnostik untuk IBD, khususnya pada pasien anak-anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa akurat fecal S100A12 dalam mendiagnosis IBD pada anak-anak.
Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukanlah tinjauan sistematis dan meta-analisis yang mengikuti pedoman PRISMA. Studi-studi yang relevan diidentifikasi melalui pencarian yang komprehensif dalam basis data. Hanya studi-studi yang mengevaluasi penggunaan fecal S100A12 pada anak-anak dengan IBD dan melaporkan parameter akurasi diagnostik yang dimasukkan dalam penelitian ini. Data yang diperoleh diekstraksi dan dievaluasi kualitasnya secara independen oleh dua pengulas. Untuk analisis statistik, termasuk meta-analisis dan analisis subkelompok, digunakan metode yang sesuai.
Dari tujuh studi yang melibatkan 712 anak-anak dan remaja, ditemukan bahwa kriteria diagnostik dan metode pengujian fecal S100A12 bervariasi antara studi-studi tersebut. Namun, hasil meta-analisis menunjukkan bahwa kadar fecal S100A12 secara signifikan lebih tinggi pada kelompok anak-anak dengan IBD dibandingkan dengan kelompok non-IBD. Selain itu, analisis meta-analisis akurasi tes diagnostik menunjukkan bahwa fecal S100A12 memiliki sensitivitas, spesifisitas, dan rasio odds diagnostik yang tinggi dalam mendiagnosis IBD pada anak-anak. Untuk memahami perbedaan hasil yang mungkin disebabkan oleh variasi antara studi-studi, dilakukan analisis subkelompok dan meta-regresi.
Berdasarkan temuan-temuan ini, dapat disimpulkan bahwa fecal S100A12 menunjukkan potensi sebagai alat diagnostik non-invasif untuk IBD pada anak-anak. Keakuratan fecal S100A12 dalam membedakan kasus IBD dan non-IBD juga terbukti tinggi. Namun, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memvalidasi temuan ini dan mengembangkan standar penggunaan fecal S100A12 dalam praktek klinis.
Penulis : Bendix Samarta Witarto, Visuddho Visuddho, Andro Pramana Witarto, Mahendra Tri Arif Sampurna, Abyan Irzaldy
Link :
Judul : Performance of fecal S100A12 as a novel non-invasive diagnostic biomarker for pediatric inflammatory bowel disease: a systematic review and meta-analysis
Refer : Witarto BS, Visuddho V, Witarto AP, Sampurna MTA, Irzaldy A. Performance of fecal S100A12 as a novel non-invasive diagnostic biomarker for pediatric inflammatory bowel disease: a systematic review and meta-analysis. J Pediatr (Rio J). 2023 Apr 21:S0021-7557(23)00040-2. doi: 10.1016/j.jped.2023.03.002. Epub ahead of print. PMID: 37094752.





