51动漫

51动漫 Official Website

Peran Plasma Kaya Platelet untuk Akselerasi Diferensiasi Dari Sel Punca Mesenkimal

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa sel punca mesenkimal berasal dari adipose (AMSCs) dapat berdiferensiasi menjadi garis keturunan mesenchymal, termasuk tipe sel jantung, tetapi lengkap diferensiasi menjadi kardiomiosit menantang. Sayangnya, metode optimal untuk memaksimalkan Diferensiasi AMSC belum ditetapkan. Platelet-rich plasma (PRP) yang mengandung faktor pertumbuhan yang kaya, diyakini merangsang proliferasi dan diferensiasi sel punca dalam konteks regenerasi jaringan jantung.

Terapi sel punca telah menunjukkan manfaat bagi beberapa penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung iskemik dan gagal jantung kronis. Kardiomiopati iskemik merupakan kondisi yang dianggap cocok sebagai target terapi sel punca. Sel induk mesenchymal (MSC) adalah sumber ideal untuk menggantikan kardiomiosit karena potensi pembaharuan diri mereka, proliferasi, dan aktivitas diferensiasi. MSC bias ditemukan berlimpah di dalam tubuh kita, terutama di tulang sumsum dan jaringan adiposa. Selain itu, MSC dapat menghasilkan sitokin, kemokin, dan faktor pertumbuhan yang meningkatkan neovaskularisasi, menurunkan fibrosis di jantung, dan memelihara fungsi jantung. Oleh karena itu, ada kemungkinan bahwa MSC dapat menjadi sumber sel terapeutik dengan kapasitas untuk memulihkan jaringan yang rusak di antara pasien penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian PRP terhadap peningkatan diferensiasi AMSC menjadi kardiomiosit.

Platelet-rich plasma (PRP) adalah plasma autologus yang mengandung trombosit pekat dan aktif. PRP berisi tingkat tinggi beragam faktor pertumbuhan yang dapat merangsang batang proliferasi dan diferensiasi sel dalam konteks jaringan regenerasi. Sitokin dasar yang dapat diidentifikasi di dalam trombosit mengubah faktor pertumbuhan-尾 (TGF-尾), faktor pertumbuhan yang diturunkan dari trombosit (PDGF), pertumbuhan seperti insulin (IGF), faktor pertumbuhan fibroblast (FGF), dan vaskular faktor pertumbuhan endotel (VEGF). Sitokin ini memainkan peran utama selama proliferasi sel, kemotaksis, diferensiasi, dan angiogenesis. Sampai saat ini, penelitian tentang trans-diferensiasi MSC menjadi kardiomiosit berkembang pesat. Namun, tidak ada penelitian akhir yang dapat menjelaskan efek langsung PRP pada diferensiasi AMSC menjadi kardiomiosit.

Penelitian ini menggunakan tiga prinsip: pengacakan, replikasi, dan kontrol. Dalam penelitian ini, ketiga prinsip tersebut diterapkan. Pengacakan dilakukan sebelum sampel dibagi menjadi tiga kelompok. Prinsip replikasi meningkatkan akurasi hasil dengan variasi minimal. Dalam prinsip replikasi statistika, minimal harus dilakukan tiga kali sehingga perhitungan standar deviasi bias dilakukan. Ini juga sesuai dengan prinsip perhitungan rangkap tiga. Setelah itu, kontrol negatif dan positif telah dibuat. Teknik pengacakan sampel dalam hal ini studi didasarkan pada hasil acak sampel AMSC dengan kualitas yang baik sesuai dengan kriteria yang dibuat oleh Stem Cell Tim Pusat Biomaterial dan Bank Jaringan Rumah Sakit Akademik Dr. Soetomo Surabaya.

Flowcytometry dari ekspresi GATA-4 menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kelompok PRP dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif dan positif. Hal ini didukung oleh hasil pemeriksaan imunositokimia terhadap ekspresi troponin yang menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kelompok PRP dibandingkan kelompok negatif. dan kontrol.

Penelitian ini menunjukkan bahwa PRP dapat menginduksi diferensiasi AMSC menjadi kardiomiosit dengan melepaskan faktor pertumbuhan termasuk PDGF, FGF, IGF, dan TGF-尾. Ada perbedaan yang signifikan antara Diferensiasi AMSC dengan administrasi PRP dibandingkan ke media 伪-MEM dan media Cardiomyogenic Kit. Hasil ini didokumentasikan oleh ekspresi GATA-4 pada hari ke-5 dan cTnT pada hari ke-10. Ditunjukkan bahwa PRP sangat meningkatkan diferensiasi AMSC menjadi kardiomiosit dari studi in-vitro. Studi lebih lanjut diperlukan dengan biomarker yang lebih komprehensif, dari biomarker mesoderm jantung hingga biomarker kardiomiosit dewasa. Penilaian flow cytometry dan immunocytochemistry diperlukan di setiap langkah untuk mengurangi bias dari hasil. Pemeriksaan mikroskopis dengan bias penyesuaian variasi antar dan intra-pengamat juga diperlukan untuk hasil dan interpretasi yang lebih akurat.

Penulis : I.Gde Rurus Suryawan , Andrianto , Arifta Devi Anggaraeni , Arisya Agita dan Ricardo Adrian Nugraha

Link :

AKSES CEPAT