51动漫

51动漫 Official Website

Pengukur Intensitas Fototerapi yang Terjangkau Menggunakan Machine Learning

Foto by Orami

Hiperbilirubinemia adalah kondisi di mana terjadi peningkatan kadar bilirubin dalam darah yang dapat menyebabkan kerusakan otak dan gangguan pendengaran permanen pada bayi. Penggunaan fototerapi telah terbukti efektif dalam menurunkan kadar bilirubin tak terkonjugasi. Namun, banyak negara berkembang, termasuk Indonesia, menghadapi masalah dengan intensitas cahaya fototerapi yang tidak optimal, seperti penggunaan peralatan fototerapi dengan intensitas cahaya di bawah nilai terapeutik yang direkomendasikan.

Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengembangkan alat pengukur intensitas cahaya fototerapi yang terjangkau bernama PhotoInMeter. Alat ini menggunakan sensor warna dan sensor cahaya untuk mengukur intensitas cahaya yang diterima oleh bayi. Data dari sensor kemudian diolah menggunakan teknik pembelajaran mesin (machine learning) untuk menghasilkan model matematika yang dapat mengestimasi intensitas cahaya dengan akurasi tinggi.

Pemilihan komponen elektronik dalam pembuatan prototipe PhotoInMeter dilakukan dengan mempertimbangkan kualitas bacaan sensor dan harga komponen. Sensor warna TCS34725 dan sensor cahaya GY-302 dipilih karena kualitas dan harga yang sesuai. Selain itu, penggunaan layar organik OLED dan mikrokontroler NodeMCU juga menjadi bagian dari prototipe. Setelah pembuatan prototipe, dilakukan pengumpulan data untuk training model matematika.

Data pelatihan terdiri dari bacaan sensor PhotoInMeter dan pengukuran intensitas cahaya menggunakan Ohmeda Biliblanket Light Meter sebagai perangkat referensi. Data dikumpulkan dengan meletakkan model siluet bayi di bawah perangkat fototerapi dalam jarak tertentu. Pengukuran dilakukan beberapa kali untuk mendapatkan rata-rata nilai. Setelah mendapatkan data, dilakukan pengolahan data dan pelatihan model matematika menggunakan teknik regresi. Setelah melalui proses training, diperoleh model matematika yang dapat mengubah bacaan sensor menjadi estimasi intensitas cahaya.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model matematika yang dikembangkan mampu menghasilkan estimasi intensitas cahaya dengan akurasi tinggi. Model ini berhasil direplikasi dalam beberapa prototipe PhotoInMeter yang diuji, menunjukkan kestabilan dan konsistensi hasil. Sebagai kesimpulan, penelitian ini mengemukakan pentingnya pengukuran intensitas cahaya pada perangkat fototerapi untuk mengatasi hiperbilirubinemia pada bayi baru lahir. PhotoInMeter merupakan solusi yang terjangkau untuk mengukur intensitas cahaya dan mengoptimalkan efektivitas fototerapi.

Penulis : Yosi Kristian, Mahendra Tri Arif Sampurna, Evan Kusuma Susanto, Visuddho Visuddho, Kian Djien Liem

Link     : https://doi.org/10.1371/journal.pone.0285128

Judul   : An Affordable phototherapy intensity meter using machine learning to improve the quality of care system for Hyperbilirubinemia in Indonesia

Refer   : Kristian Y, Sampurna MTA, Susanto EK, Visuddho V, Liem KD. An Affordable phototherapy intensity meter using machine learning to improve the quality of care system for Hyperbilirubinemia in Indonesia. PLoS One. 2023 May 2;18(5):e0285128. doi: 10.1371/journal.pone.0285128. PMID: 37130099; PMCID: PMC10153703.

AKSES CEPAT