51动漫

51动漫 Official Website

Alat Orto Band dan Loop Tradisional Vs. Pemelihara Ruang Cetak 3D

Alat Orto Band dan Loop Tradisional Vs. Pemelihara Ruang Cetak 3D
Sumber: Dancow

Kehilangan gigi susu pada anak bisa berdampak besar pada perkembangan gigi permanennya. Gigi susu berperan penting sebagai penuntun bagi gigi permanen agar tumbuh dengan benar atau berfungsi sebagai pengganti sementara. Namun, kehilangan gigi susu secara dini karena pencabutan, trauma, atau kerusakan bisa menimbulkan berbagai masalah.

Salah satu masalah utama adalah terjadinya penumpukan letak gigi, di mana gigi permanen tidak memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh dengan benar, sehingga bisa saling tumpang tindih atau salah posisi. Ini tidak hanya mempengaruhi penampilan tetapi juga fungsi gigitan. Selain itu, masalah lain seperti rotasi gigi, kemiringan, atau bahkan impaksi gigi permanen bisa terjadi, yang kemudian memerlukan perawatan lebih lanjut seperti penggunaan kawat gigi atau pencabutan di masa depan.

Dalam ortodonti pencegahan, pemeliharaan ruang sangat penting untuk menjaga keselarasan gigi permanen setelah kehilangan gigi susu. Pemelihara ruang digunakan untuk mempertahankan ruang yang dibutuhkan bagi gigi permanen, mencegah perubahan oklusi, dan kebiasaan buruk lainnya. Pemelihara ruang ini juga dapat mencegah tekanan psikologis pada anak akibat kehilangan gigi dini, sambil mempertahankan fungsi dan estetika gigi.

Ada berbagai jenis pemelihara ruang yang tersedia, baik yang menggunakan alat orto tetap maupun yang bisa dilepas. Beberapa alat orto cekat yang dapat digunakan untuk mempertahankan ruang tetap diantaranya band dan loop, crown dan loop, serta busur lingual yang difiksasi pada gigi sebelahnya untuk menjaga stabilitas hingga gigi permanen erupsi. Sementara itu, alat orto lepasan diantaranya flipper dan alat Hawley memiliki kelebihan karena pasien merasakan kenyamanan dan perawatan minimal. Pilihan pemelihara ruang yang tepat bergantung pada penilaian profesional dan kebutuhan spesifik pasien.

Alat orto band dan loop tradisional (Band and Loop Space Maintainer) memiliki kekurangan, seperti masa bertahan yang pendek dan tingkat kegagalan yang relatif lebih tinggi. Alat orto band dan loop tradisional juga berhubungan dengan kesehatan gusi yang buruk dan memerlukan pembuatan di laboratorium, sehingga kurang efisien. Oleh karena itu, saat ini mulai dikembangkan penelitian berbasis serat (fiber-reinforced composite), yang menawarkan penerimaan pasien yang lebih baik, kemudahan produksi, dan estetika yang lebih baik.

Bidang kedokteran gigi telah mengalami transformasi dengan adanya teknologi pencetakan 3D. Teknologi ini memungkinkan pembuatan pemelihara ruang yang berbasis personal, meningkatkan kenyamanan dan kinerja, serta mendorong kepatuhan pasien. Pemelihara ruang yang dibuat dengan pencetakan 3D dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien dan mengurangi waktu pengerjaan. Selain itu, bahan-bahan baru yang dikembangkan bersifat biokompatibel (diterima oleh tubuh) dan biodegradable yang akan terurai setelah gigi permanen erupsi.

Penelitian telah membuktikan efektivitas pemelihara ruang cetak 3D, berpotensi untuk penggunaannya yang lebih luas dalam meningkatkan perawatan gigi. Namun, belum ada uji klinis yang mengukur efektivitas pemelihara ruang cetak 3D dibandingkan dengan metode tradisional. Studi ini bertujuan untuk membandingkan kinerja dan hasil pemelihara ruang band dan loop tradisional dengan pemelihara ruang cetak 3D, dengan harapan bahwa pemelihara ruang cetak 3D akan memberikan hasil yang lebih baik.

Penulis: Prof. Dr. Dian Agustin Wahjuningrum, drg., Sp.KG. Subsp, KE(K)

Link:

Baca juga: Pengaruh Perilaku Pengasuh pada Kesehatan Gigi Anak Autis

AKSES CEPAT