51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Arnica Montana sebagai Bahan Antibakteri Berbasis Alam untuk Irigasi Saluran Akar Gigi

Karies merupakan salah satu jalan masuk bagi mikroorganisma ke dalam system saraf gigi. Jaringan saraf gigi yang mengalami kerusakan memerlukan perawatan. Perawatan saraf gigi merupakan prosedur membersihkan saluran akar gigi, mengeliminasi mikroorganisma dan mengisi dengan material pengisi saluran akar gigi.

Prosedur pembersihan saluran akar gigi dilakukan menggunakan mechanochemical, yaitu menggunakan alat file yang dapat dimasukan ke dalam saluran akar gigi untuk membentuk dan membersihkan saluran akar gigi sekaligus penggunaan larutan pembersih saluran akar gigi yang dikenal sebagai larutan irigasi.

Bahan irigasi saluran akar gigi terbagi menjadi berbasis kimia sintetik dan natural. Bahan irigasi saluran akar gigi berbasis kimia sintetik yang banyak beredar di pasaran adalah Sodium hipoklorit 2,5%, EDTA 17%, Khlorheksidin dan aquades.

Bahan irigasi saluran akar berbasis kimia sintetik mudah didapat, dan memiliki kemampuan membunuh mikroorganisma. Kemampuan bunuh mikroorganisma dipengaruhi oleh konsentrasi larutan, semakin tinggi semakin poten, namun toksisitas nya juga meningkat.

Toksisitas menjadi hal yang penting dalam mempertimbangkan pemilihan bahan irigasi saluran akar gigi. Hal ini karena pada proses preparasi saluran akar memungkinkan terdorongnya kotoran dan larutan irigasi keluar dari ujung saluran akar gigi. Larutan irigasi yang terdorong akan kontak dengan jaringan lunak sekeliling akar gigi yang dikenal sebagai jaringan periapical.

Irigasi saluran akar yang paling yang umum digunakan adalah sodium hipoklorit (NaOCl), yang memiliki kemampuan melarutkan jaringan nekrotik dan membunuh mikroorganisma. NaOCl memiliki rasa dan bau yang tidak enak, pada konsentrasi tinggi berpotensi toksik, alergi, dan dapat mengakibatkan kerusakan kolagen.

Bahan irigasi berbasis natural yang digunakan dalam perawatan endodontik memberikan sejumlah manfaat. Bahan natural yang digunakan sebagai obat memiliki komponen bioaktif, dan dapat menyembuhkan gangguan infeksi. Bahan herbal dapat digunakan sebagai irigasi endodontik dan obat-obatan intrakanal gigi.  

Arnica montana adalah bahan alami dengan beberapa aplikasi dalam fitoterapi. Sejak zaman dahulu, Arnica montana telah dimanfaatkan sebagai obat herbal. Obat herbal yang mengandung arnica sebagian besar telah terbukti mengurangi nyeri tekanan, peradangan, dan perubahan warna disebabkan oleh keseleo dan memar.

Lama digunakan secara topikal (dioleskan), ramuan kepala bunga dan akar bunga kering digunakan untuk membuat tincture (termasuk dalam gel), infus, dan array yang luas dari salep. Produk yang dibuat dengan Arnica montana menunjukkan potensi untuk membunuh mikroorganisma intrakanal, namun sebagai medikamen saluran akar perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

.

Penulis: Dr. Dian Agustin Wahjuningrum, drg., Sp.KG(K)

Informasi lebih detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:  

Unmesh Khanvilkar, Hitesh Patil, Siddhesh Bandekar, Shirin Kshirsagar, Ajinkya M. Pawar, Dian Agustin Wahjuningrum, Francesco Pagnoni, Rodolfo Reda 4, Alessio Zanza and Luca Testarelli. [2023] Pushout Bond Strength of Root Fillings after Irrigation of Root Canals Utilizing Sodium Hypochlorite, Chlorhexidine, and Homeopathic Mother Tincture (Arnica Montana) 2023, 13, 305“314.

AKSES CEPAT