51动漫

51动漫 Official Website

B-PHA UNAIR dan HMKM FK UNUD Gelar Pengabdian Masyarakat di Panti Asuhan Tunas Bangsa Bali

Dokumentasi bersama dengan anak-anak panti asuhan tunas bangsa (Foto : Istimewa)
Dokumentasi bersama dengan anak-anak panti asuhan tunas bangsa (Foto : Istimewa)

UNAIR NEWS Banyuwangi Public Health Association (B-PHA) Fakultas Ilmu Kesehatan Kedokteran dan Ilmu Alam () 51动漫 (UNAIR) Banyuwangi menjalin kolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran (HMKM FK) Universitas Udayana (UNUD) dalam kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk HIMA MENYAPA (Hima Berkunjung dan Mengabdi Bersama). Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (24/5/2025) di Panti Asuhan Tunas Bangsa, Denpasar, Bali. Terdapat kegiatan penyuluhan PHBS dan pemberian donasi sosial.

Ketua pelaksana, Dheva Yudistira Mahasiswa FIKKIA UNAIR menjelaskan kegiatan HIMA MENYAPA menjadi bagian kontribusi nyata mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Khususnya tujuan SDGs nomor satu yaitu tanpa Kemiskinan dan nomor tiga dalam memberikan kesehatan yang baik dan kesejahteraan. 

淧rogram tidak hanya berfokus pada edukasi. Tetapi juga dilengkapi dengan penyaluran donasi sebagai bentuk kepedulian sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, ungkapnya.

Dokumentasi saat anak-anak panti mempraktikkan cuci tangan (Foto : Istimewa)
Edukasi PHBS untuk Anak Panti Asuhan

Tim pengabdian masyarakat melakukan penyuluhan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yaitu cuci tangan kepada 31 anak panti berusia 5 hingga 15 tahun. Edukasi tersebut memberikan pemahaman dan mendorong penerapan PHBS sebagai bagian dari upaya promotif dalam meningkatkan kualitas hidup. Salah satu fokus utama edukasi PHBS adalah mencuci tangan dengan sabun. Kebiasaan sederhana yang berperan krusial mencegah penyebaran penyakit. Terutama dalam lingkungan panti asuhan yang memiliki intensitas interaksi tinggi antar anak. 

淢engingat anak-anak panti tinggal dalam satu lingkungan yang padat. Kebersihan tangan menjadi hal yang sangat penting untuk mencegah penularan kuman dan virus, ujar Dheva Yudistira.

Anak panti hidup dalam satu ruang bersama dengan potensi penularan penyakit sangat tinggi jika kebersihan diri tidak terjaga baik. Mencuci tangan dengan benar dapat terimplementasikan sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah bermain. Hal tersebut melindungi diri mereka sendiri dan orang sekitar dari risiko infeksi. Edukasi juga menjadi bagian pendekatan preventif meningkatkan derajat kesehatan anak panti asuhan, yang seringkali memiliki keterbatasan akses fasilitas kesehatan.

淐uci tangan adalah kebiasaan kecil, tapi berdampak besar bagi kesehatan. Ini adalah langkah awal untuk membentuk pola hidup sehat sejak dini, tambahnya. 

Dokumentasi Penyerahan donasi ke pihak panti asuhan (Foto : Istimewa)
Pilar Utama Kolaborasi

Dheva menyebut pilar utama kolaborasi antara B-PHA UNAIR dan HMKM FK UNUD dalam kegiatan HIMA MENYAPA adalah edukasi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif. Kedua organisasi mahasiswa itu memangberfokus dalam peningkatan kesadaran serta perubahan perilaku anak-anak panti asuhan melalui edukasi PHBS. 

淪elain itu, kolaborasi ini menekankan pemberian donasi sebagai bentuk nyata dukungan sosial yang dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar anak-anak panti, sebut mahasiswa Kesmas FIKKIA itu.

Dheva berharap agar program tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan dan bantuan materi. Tetapi juga mampu membangun kebiasaan sehat yang berkelanjutan dan memperkuat solidaritas sosial antar generasi muda.

Penulis  : Azhar Burhanuddin

Editor    : Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT