51动漫

51动漫 Official Website

Benarkah Kepuasan Pelanggan Akan Meningkatkan Pembelian Ulang pada Konteks Transmedia Storytelling?

Foto by KoinWorks

Dewasa ini persaingan inovasi dalam industri film/novel sangat tinggi, bahkan perusahaan yang memiliki teknologi inovatif semakin sulit untuk bersaing dalam hal harga. Dengan demikian, pengembangan konten film/novel membutuhkan kreativitas dalam produksinya. Selain itu, sumber daya finansial yang cukup besar diperlukan untuk menghasilkan konten film/novel yang sukses sehingga dapat menafsirkan pendekatan imajinatif terhadap media yang dipilih. Di sisi lain, studio film atau penulis novel perlu mendapatkan dukungann finansial dari berbagai pihak sehingga risiko dapat dikurangi melalui penggunaan konten yang lebih baik. Tidak dapat dipungkiri bahwa penonton menginginkan sesuatu yang baru, sesuatu yang menarik dengan grafik komputer, plot yang menarik dan pengalaman yang tak terlupakan saat menonton film. Untuk mendapatkan hal tersebut, tim produksi mencari konsep baru dari banyak sumber, misalnya buku komik, game, novel, atau serial animasi.

Berdasarkan sumber-sumber tersebut, tim produser membuat film/novel, dan film/novel ini juga dibuat dalam bentuk iklan di televisi atau internet. Konsep transmedia storytelling, di mana seseorang dapat memproduksi konten hiburan di media lain berdasarkan alur cerita konten yang dirilis sebelumnya, merupakan inti dari penggunaan kembali konten di berbagai bentuk media. Transmedia storytelling dapat menceritakan satu plot atau pengalaman cerita di berbagai platform menggunakan teknologi digital saat ini. Untuk menyediakan potongan konten khusus di setiap saluran, produksi transmedia akan membangun cerita melalui berbagai jenis media. Secara khusus, potongan-potongan konten itu terhubung dan diceritakan dalam cerita secara serempak satu sama lain. Di pasar global, ada beberapa kasus penggunaan transmedia storytelling yang terkenal seperti Harry Potter, Pirates of the Caribbean, Conan, Doraemon.

Penelitian ini mengkaji sebab dan akibat dari word-of-mouth. Secara khusus, apakah kepuasan pelanggan dapat mempengaruhi tendensi konsumen untuk melakukan word-of-mouth. Selain itu, penelitian ini juga meneliti hubungan antara kepuasan pelanggan dengan keinginan untuk membeli kembali. Studi ini juga membahas bagaimana peran word-of-mouth dalam mempengaruhi kepuasan pelanggan dan niat untuk membeli kembali. Hasil dari studi ini akan berkontribusi pada pembuat film atau penulis novel dalam menjalankan strategi pemasaran yang baik. Hasil penelitian ini menawarkan kontribusi yang signifikan bagi praktisi. Pertama, kepuasan pelanggan dari pengalaman sebelumnya akan menimbulkan niat beli ulang. Kepuasan pelanggan adalah konsep yang bersifat transaksional; dalam hal film/novel, penulis atau pembuat film harus memastikan bahwa konsumen masing-masing mendapatkan pengalaman yang menyenangkan saat membaca atau menonton film. Hal ini terkait dengan ekspektasi yang dimiliki konsumen terhadap novel tersebut, apakah mereka menonton atau membacanya. Konsumen memiliki ekspektasi bahwa menonton atau membaca novel akan menjadi pengalaman yang menyenangkan, dan penulis serta pembuat film harus memenuhi atau melampaui ekspektasi tersebut. Ketika harapan konsumen terpenuhi atau bahkan terlampaui, maka tingkat kepuasan konsumen akan semakin tinggi, yang pada gilirannya meningkatkan kemungkinan pembelian ulang. Kedua, penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan memiliki dampak tidak langsung terhadap pembelian ulang melalui promosi dari mulut ke mulut (word-of-mouth). Karena berasal dari pengalaman konsumen sebelumnya, terutama kepuasan, promosi dari mulut ke mulut yang positif sangat penting karena akan meningkatkan pembelian berulang. Umpan balik positif dari konsumen akan menjadi referensi bagi calon konsumen lainnya di masa yang akan datang. Penulis atau pembuat film harus mendorong pembaca atau penontonnya untuk memberi tahu orang-orang tentang layanan superior yang mereka terima dari perusahaan. Ini akan membantu penulis atau pembuat film meningkatkan jumlah penjualan produk atau layanannya di masa depan.

Penulis: Jovi Sulistiawan

Jurnal: Trans-purchase Intention in Transmedia Storytelling | Advances in Decision Sciences (asia.edu.tw)

dengan judul artikel “Trans-purchase Intention in Transmedia Storytelling” pada jurnal Advances in Decision Sciences.

AKSES CEPAT