51动漫

51动漫 Official Website

Cangkang Kerang Simping untuk Pengolahan Air Limbah yang Mengandung Timbal

Pengolahan logam berat sangat penting untuk mengurangi dampak buruk  terhadap lingkungan. Di antara berbagai metode remediasi, adsorpsi menonjol karena kesederhanaan dan efisiensinya yang tinggi. Dalam konteks ini, cangkang kerang simping atau yang dikenal dengan nama ilmiah Placuna placenta, yang merupakan limbah padat dari makhluk hidup, telah dieksplorasi potensinya dalam mengolah air limbah yang terkontaminasi timbal.

Timbal sendiri telah dikenal sebagai logam berat yang masih digunakan di dalam kehidupan manusia. Sebagai konsekuensinya timbal akan tersisa dari pemanfaatannya dan terlepas sebagai limbah. Tanpa pengolahan yang memadai, timbal akan menimbulkan dampak yang merugikan terhadap lingkungan, khususnya pada kesehatan manusia. Telah terdapat banyak laporan yang menyatakan bahwa timbal dapat teralumulasi pada makhluk hidup di sistem perairan yang selanjutnya jika terkonsumsi oleh manusia, akan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan mulai dari yang ringan hingga gangguan berat.

Upaya untuk mengolah limbah yang mengandung timbal dapat diupayakan dengan menggunakan limbah cangkang kerang simping. Limbah jenis ini cukup melimpah di Indonesia karena produksi dan konsumsi yang banyak. Selama ini, limbah jenis ini belum dimanfaatkan dengan baik dan cenderung dibuang begitu saja dan malah dapat menimbulkan masalah limbah padat.

Telah dilakukan penelitian yang dirancang untuk menilai kemampuan cangkang simping dalam menghilangkan ion timbal dari limbah cair. Penelitian dilakukan dengan melibatkan dua bagian utama yaitu uji adsorpsi untuk mengevaluasi kemampuan penyisihan logam berat dengan cangkang kerang simping dan karakterisasi komprehensif dari adsorben berbasis cangkang kerang simping. Percobaan adsorpsi dilakukan dengan menggunakan sistem batch, di mana variabel yang diteliti adalah pH dan waktu kontak, ini dilakukan untuk menentukan pengaruhnya terhadap efisiensi adsorpsi.

Bersamaan dengan itu, adsorben menjalani karakterisasi menyeluruh melalui Spektroskopi Inframerah Fourier-Transformasi Inframerah (FTIR), Pemindaian Elektron Mikroskopi (SEM), dan analisis Difraksi Sinar-X (XRD). Temuan eksperimental telah menunjukkan bahwa kondisi optimal untuk maksimum penurunan ion timbal dicapai pada pH 7 dan waktu kontak 120 menit.

Hasil penelitian ini telah  menunjukkan bahwa cangkang kerang simping adalah adsorbent yang memiliki unjuk kerja baik di dalam menyisihkan timbal dan dapat membuka pintu gerbang untuk pemanfaatan material berbasis limbah untuk pengolahan air limbah.

Penulis: Eko Prasetyo Kuncoro

Artikel lengkap dapat dilihat di: doi:10.20961/jkpk.v8i3.80152 atau https://jurnal.uns.ac.id/jkpk

AKSES CEPAT