51动漫

51动漫 Official Website

Cara Lain Aksi Temephos Melawan Jentik Aedes aegypti: Investigasi Racun Perut

Ada dua perlakuan dengan tiga ulangan: wadah yang hanya berisi 100 ml air dengan tween 20 dan wadah berisi 100 ml air dengan 1 ppm temefos 8G. Jentik Ae. aegypti dalam wadah yang berisi 100 ml air dengan 1 ppm temephos 8G dibandingkan dengan 100 ml air yang mengandung Tween-20. Percobaan dilakukan dalam tiga ulangan. Jumlah jentik yang mati dicatat setelah terpapar ekstrak selama 24 jam. Bagian histologis usus tengah jentik disiapkan dan diwarnai mengunakan hematoksilin-eosin (HE).

Mikroskop cahaya digunakan untuk memeriksa perubahan panjang lumen usus Tengah dan epitel. Penampakan inti dari sel epitel dan tingkat kerusakan diamati secara kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ditemukan jentik yang mati pada kelompok kontrol, namun mortalitas 100% ditemukan pada kelompok temephos. Ditunjukkan pada gambar 1, yaitu usus jentik Ae. aegypti yang rusak, dan gambar 2 menunjukkan yang normal. Perubahan panjang lumen midgut dan panjang epitel berbeda secara signifikan pada kelompok kontrol (p<0,05). Inti sel epitel hilang dan sel midgut rusak kelompok temefos. Kesimpulan: Studi ini melaporkan penemuan pertama dari mekanisme aksi temephos selain neurotoxin, yaitu sebagai racun perut.

Correspondence: Sri Subekti Entomology Laboratory, Institute of Tropical Disease; Faculty of Fisheries and Marine, 51动漫, Surabaya, INDONESIA.

Naskah/artikel ilmiah ini dapat diperoleh seccara lengkap tentang isi dan kandungan temephos pada link: , dengan author Hebert Adrianto, Sri Subekti*, Heny Arwati, Etha Rambung, Hanna Tabita Hasianna Silitonga, Etik Ainun Rohmah

AKSES CEPAT