51动漫

51动漫 Official Website

Dampak Pelaporan dan Tata Kelola Keberlanjutan terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur Indonesia

Dampak Pelaporan dan Tata Kelola Keberlanjutan terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur Indonesia
Sumber: Greatday HR

Penelitian ini membahas bagaimana pelaporan keberlanjutan (sustainability reporting) dan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) mempengaruhi nilai perusahaan di sektor manufaktur Indonesia. Penelitian ini juga mengeksplorasi peran kinerja keuangan, yang diukur dengan Return on Assets (ROA), sebagai variabel mediasi antara pelaporan keberlanjutan dan tata kelola perusahaan terhadap nilai perusahaan.

Latar Belakang Penelitian: Perkembangan industri modern seringkali tidak diiringi dengan kepedulian sosial dan lingkungan yang memadai. Hal ini menjadi perhatian besar di Indonesia, terutama di sektor manufaktur yang menghasilkan limbah berbahaya dan beracun (B3). Pemerintah Indonesia melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mewajibkan perusahaan untuk menerbitkan laporan keberlanjutan, yang mencakup informasi terkait kegiatan sosial dan lingkungan. Perusahaan di sektor manufaktur sering kali menghadapi tantangan dalam mengelola dampak lingkungan dan sosial yang mereka timbulkan, yang dapat berdampak pada nilai perusahaan dan hubungan mereka dengan pemangku kepentingan.

Hipotesis Utama: Penelitian ini menguji lima hipotesis utama, yaitu:

  1. Pelaporan keberlanjutan memiliki dampak terhadap nilai perusahaan.
  2. Tata kelola perusahaan yang baik berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
  3. Kinerja keuangan berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
  4. Kinerja keuangan memediasi hubungan antara pelaporan keberlanjutan dan nilai perusahaan.
  5. Kinerja keuangan memediasi hubungan antara tata kelola perusahaan yang baik dan nilai perusahaan.

Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan data sekunder dari perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) selama periode 2018 hingga 2022. Data tersebut mencakup laporan tahunan dan laporan keberlanjutan. Analisis dilakukan menggunakan model Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antar variabel.

Hasil Penelitian:

Pelaporan Keberlanjutan dan Nilai Perusahaan:

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaporan keberlanjutan tidak memiliki dampak signifikan secara langsung terhadap nilai perusahaan di sektor manufaktur Indonesia. Hal ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar dan investor mungkin belum sepenuhnya menghargai pelaporan keberlanjutan sebagai faktor yang dapat meningkatkan nilai perusahaan secara langsung.

Tata Kelola Perusahaan dan Nilai Perusahaan:

Tata kelola perusahaan yang baik juga tidak menunjukkan dampak langsung yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Namun, penelitian ini menemukan bahwa tata kelola perusahaan yang baik dapat meningkatkan nilai perusahaan melalui kinerja keuangan yang lebih baik.

Kinerja Keuangan dan Nilai Perusahaan:

Kinerja keuangan, yang diukur dengan ROA, memiliki dampak yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Perusahaan yang memiliki kinerja keuangan yang baik dianggap lebih stabil secara operasional dan mampu menghadapi tantangan bisnis dengan lebih baik, yang pada akhirnya meningkatkan kepercayaan investor dan nilai perusahaan.

Mediasi Kinerja Keuangan:

Kinerja keuangan terbukti memediasi hubungan antara tata kelola perusahaan yang baik dan nilai perusahaan. Namun, kinerja keuangan tidak memediasi hubungan antara pelaporan keberlanjutan dan nilai perusahaan.

Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pelaporan keberlanjutan dan tata kelola perusahaan yang baik penting, pengaruhnya terhadap nilai perusahaan tidak langsung. Kinerja keuangan tetap menjadi faktor kunci dalam menentukan nilai perusahaan di sektor manufaktur Indonesia. Tata kelola yang baik dan keberlanjutan dapat meningkatkan nilai perusahaan ketika perusahaan memiliki kinerja keuangan yang baik, yang mencerminkan efisiensi operasional dan mitigasi risiko.

Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang bagaimana faktor-faktor keberlanjutan dan tata kelola perusahaan berperan dalam meningkatkan nilai perusahaan, terutama di negara berkembang seperti Indonesia, yang masih menghadapi tantangan dalam implementasi kebijakan keberlanjutan.

Penulis: Dwi Suhartini. Bambang Tjahjadi, Yenni Fayanni

Link:

Baca juga: Pengaruh Mediasi Kinerja Perusahaan pada Hubungan antara Dewan Komisaris Independen

AKSES CEPAT