51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Dampak Pemberian ß-Glucan dengan Biomaterial Non-Glucan terhadap Kinerja Pertumbuhan, Karakteristik Karkas, dan Jumlah Viabel Lactobacilli pada Anak Ayam Pedaging

ilustrasi ayam (foto: CNN Indonesia)

Probiotik, prebiotik, dan imunomodulator, seperti β-glukan telah menjadi bahan tambahan pakan yang populer. Oleh karena itu, penelitian ini menguji efek dari produk β-glukan yang diperkaya dengan dietary biomaterials (lemak, protein, dan mineral) terhadap pertumbuhan anak ayam pedaging atau broiler, carcass characteristics, respons imunologi, jumlah sel darah putih (WBC), dan viable count Laktobacilus (jumlah sel yang hidup). DOC Ross-308 (n=250) secara acak dibagi menjadi 5 perlakuan diet; A= diet basal, B= pakan basal + 40 mg/kg avilamisin, C= pakan basal + 250 g/ton produk β-glukan, D= pakan basal + 500 g/ton produk β-glukan, dan E= pakan basal + 750 g/ton produk β-glukan. Pakan starter diberikan dari hari ke-1 hingga 14, pakan grower dari hari ke-15 hingga 21, dan pakan finisher dari hari ke-22 hingga 35.

Setiap perlakuan memiliki 5 kali pengulangan dengan 10 ekor ayam. Pada hari ke 7 dan 20, semua unggas divaksin dengan vaksin Newcastle Disease (ND) melalui tetes mata. Tiga ekor ayam dari setiap ulangan dari semua perlakuan diambil sampel pada hari ke-35 untuk pemeriksaan carcass characteristics dan mengumpulkan ileum digesta. Jumlah sel darah putih dan laktobasilus pada akhir percobaan menunjukkan efek suplementasi β-glukan. Selama percobaan, pemberian β-glukan tidak meningkatkan pertambahan berat badan harian rata-rata. Perlakuan tidak mengubah jumlah WBC; namun, jumlah Laktobacilus meningkat (p≤0,05) pada kelompok perlakuan E (pakan basal + 750 g/ton produk β-glukan).

Perlakuan E meningkatkan (p≤0,05) titer antibodi vaksinasi ND tetapi tidak mempengaruhi perkembangan organ imunologis. Perlakuan diet E (pakan basal + 750 g/ton produk β-glukan) meningkatkan kekebalan ayam pedaging dan mikrobiota usus. Kesimpulannya, penambahan β-glukan pada pakan ayam pedaging dapat meningkatkan flora usus yang menguntungkan, terutama Lactobacilli dan respon kekebalan tubuh, dan dapat menjadi alternatif pengganti antibiotik.

Penulis: H. M. Hashaam, S. Naveed, S. Rehman, M. Zeeshan, A. Rahman, W. P. Lokapirnasari,*, M. A. Hussain, R. Begum, M. Jamal,& A. B. Yulianto

Link Jurnal:

AKSES CEPAT