51动漫

51动漫 Official Website

Ecoprint sebagai Edukasi Lingkungan Siswa SD Dukung SDG 4

UNAIR NEWS – Pendidikan tidak lagi hanya berfokus pada penyampaian teori di dalam ruang kelas. Berbagai pendekatan kontekstual mulai diterapkan untuk menanamkan kepedulian lingkungan sejak usia dini. Salah satunya melalui kegiatan ecoprint yang dikenalkan kepada siswa Sekolah Dasar sebagai media pembelajaran kreatif dan ramah lingkungan.

Ecoprint merupakan teknik pencetakan motif pada kain dengan memanfaatkan pigmen alami dari daun, bunga, atau batang tanaman. Proses pembuatannya dilakukan dengan menata dedaunan di atas kain, kemudian dipukul menggunakan palu kayu sehingga warna dan bentuk alami tumbuhan berpindah ke serat kain. Setiap karya yang dihasilkan memiliki motif unik dan tidak dapat diseragamkan.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan siswa Sekolah Dasar sebagai peserta utama. Melalui praktik ecoprint, siswa diajak mengenal jenis-jenis tanaman di sekitar mereka sekaligus memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Pembelajaran berlangsung secara interaktif sehingga mendorong rasa ingin tahu dan kreativitas siswa.

Selain sebagai media edukasi lingkungan, ecoprint juga memperkenalkan konsep ekonomi kreatif sejak dini. Produk hasil ecoprint seperti totebag kain memiliki nilai jual karena keunikan motif dan konsep berkelanjutan yang diusung. Dengan demikian, siswa diperkenalkan pada pemahaman bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan seiring dengan nilai ekonomi.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu siswa kelas V SD, Naura, mengungkapkan pengalamannya setelah mengikuti kegiatan tersebut. 淪aya senang karena bisa membuat tas sendiri dari daun. Ternyata daun bisa jadi gambar yang bagus, ujarnya.

Melalui kegiatan ecoprint, siswa dilatih untuk bersabar, teliti, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak dini.

Penulis: Maulana Ferdiansyah

AKSES CEPAT