51动漫

51动漫 Official Website

Ekstrak Daun Acacia Mangium Menghambat Virus Hepatitis C

IL by PMI Kota Pekalongan

Tumbuhan obat merupakan sumber potensial untuk mengisolasi kandidat obat. Berbagai tanaman telah dilaporkan memiliki efek farmakologis termasuk aktivitas anti-hepatitis C. Acacia mangium Willd merupakan tumbuhan dari famili Fabaceae. Tanaman ini oleh masyarakat disebut dengan akasia atau ada juga yang menyebut dengan tongke hutan. Tanaman mengandung berbagai senyawa yang dapat memberikan khasiat tertentu dan telah dilaporkan bahwa tanaman ini mengandung  alkaloid, flavonoid tanin, dan berbagai senyawa fenolat. Senyawa flavonoid yang terdapat pada daun A. mangium Willd. meliputi myricetin, kaempferol, quercetin. Sedangkan dari kelompok tanin terdapat senyawa prorobinetinidin, profisetinidin, prosianidin dan prodelphinidin. Keberadaan senyawa tersebut sangat penting dalam memberikan berbagai khasiat termasuk untuk anti-hepatitis C virus.

Studi tentang aktivitas anti-hepatitis C virus (HCV) ekstrak daun Acacia mangium dengan berbagai pelarut dilakukan pada penelitian ini. Untuk mengetahui kerja ekstrak diakukan juga uji  mekanisme kerja ekstrak. Ekstrak etanol daun Acacia mangium dilaporkan memberikan hambatan pada virus hepatitis C utamanya pada tahapan setelah masuknya virus ke dalam sel hepatosit. Virus hepatitis akan berkembang biak dalam sel hepatosit, perbanyakan diri dengan cara replikasi dengan bantuan protein-protein virus seperti protein NS3,NS5A dll. Adanya hambatan protein menyebabkan terhambatnya propagasi virus. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa ekstrak menghambat protein NS3 sehingga pertumbuhan dan proses replikasi virus mengalami gangguan.

Hasil aktivitas Acacia mangium ini memberikan potensi yang menjanjikan bagi A. mangium untuk dikembangkan sebagai obat alternatif dan komplementer. Evaluasi lebih jauh memelaui aktivitas ekstrak Acacia mangium ini dilakukan kombinasi dengan obat-obat anti-hepatitis C virus yang sudah ada. Kombinasi ekstrak dengan simeprevir, yang merupakan obat anti-hepatitis C yang bekerja menghambat protein NS3, menunjukkan adanya peningkatan aktivitas simeprevir. Nilai hambatan terhadap virus hepatitis menjadi 2xnya dibandingan dengan pemberian simeprevir saja.

Penelitian sebagai upaya pengembangan tanaman Acacia mangium sebagai obat alternatif dan komplementer akan terus dilakukan sehingga dapat mendukung kemandirian bangsa akan kebutuahn obat-obatan sebagai upaya peningkatan kesehatan masyarakat. 

Judul Artikel ilmiah: Acacia mangium: A promising plant for isolating anti-hepatitis C virus agents. Link artikel:

AKSES CEPAT