51动漫

51动漫 Official Website

El papel del micro-ARN (miARN) 126 pada Diabetes Makula Edema

Foto by Alodokter

Retinopati diabetik (DR) merupakan salah satu penyebab utama kebutaan pada usia produktif dan populasi lanjut usia. Hampir semua DM tipe 1 (T1DM) dan lebih dari 60% (84% dengan insulin dan 53% tanpa insulin) DM tipe 2 (T2DM) mengalami retinopati diabetik dengan derajat yang bervariasi setelah 20 tahun menderita diabetes. Edema makula diabetik (DME) adalah  komplikasi lanjut dari retinopati diabetic yang terjadi pada 7% penderita diabetes melitus. DME adalah penyebab terbanyak kebutaan pada kasus retinopati diabetik. Di Amerika Serikat, dilaporkan bahwa DME mempengaruhi sekitar 75.000 pasien retinopati diabetik setiap tahunnya.

DME merupakan manifestasi klinis dari kerusakan sawar darah retina berupa penebalan fovea retina, pembentukan eksudat pada retina, dan edema makula sistoid. Mekanisme kerusakan terjadi akibat proses integritas vaskular yang tidak stabil, angiogenesis, dan peradangan. Di antara beberapa jalur mekanisme patogenesis DR, gen penyandi protein dalam VEGF dan faktor turunan epitel pigmen (PEDF) diduga bertanggung jawab atas munculnya DME. VEGF sendiri diketahui memiliki peran penting dalam perubahan vaskular. Beberapa studi telah melakukan upaya untuk mengidentifikasi gen sebagai bagian dari faktor risiko DME antara lain Candidate Genes study, Linkage studies dan Genome Wides Association (GWAS) studies. Klasifikasi nonprotein-coding RNA (ncRNAs) berkembang pesat dengan studi penelitian yang sedang berlangsung dan klasifikasi ini termasuk transkrip RNA seperti microRNA (miRNAs), natural antisense transcript, Piwi-interacting RNA (piRNA), dan long ncRNAs (lncRNAs)

Micro RNA (miRNA/miR) dengan sifat pleiotropiknya merupakan terapi strategis alternatif yang menarik, terutama pada penyakit dengan penyebab multifaktorial dan terapi efektifnya belum ditemukan. Micro RNA 126 yang memiliki target secara pleiotropik yang bervariasi pada gen, sel, dan organ sebagai jalur mekanisme penghancuran retinal barrier, merupakan kandidat yang menarik untuk uji coba di masa mendatang. MicroRNA-126 (miR-126) adalah 85-bp mature circulating microRNA yang telah terbukti mengatur respon sel endotel terhadap vascular endothelial growth factor (VEGF). MicroRNA-126 (miR-126) diduga terlibat dalam proses pembentukan neovaskular dengan cara meningkatkan VEGF serta mengurangi respon inflamasi.

Sebagai kesimpulan, miRNA 126 memegang peranan penting dalam pencegahan edema makula diabetik dan retinopati diabetik proliferatif, dengan kedua mekanisme (peran angiogenesis dan inflamasi) dan memiliki implikasi klinis sebagai alat diagnostik baru dan penetuan prognosis.

Penulis: Wimbo Sasono, dr.,Sp.M(KVR)

Link Jurnal:

AKSES CEPAT