51动漫

51动漫 Official Website

Evaluasi Kerutan dan Ketebalan Dermis sebelum dan setelah Terapi Laser Picosecond

Evaluasi Kerutan dan Ketebalan Dermis sebelum dan setelah Terapi Laser Picosecond
Sumber: Beauty Journal

Kerutan pada kulit timbul akibat proses penuaan. Ketebalan kulit di bawah kerutan berkurang drastis. Sekitar 20% ketebalan kulit menghilang seiring bertambahnya usia. Belakangan ini, orang-orang berupaya mengurangi kerutan dengan berbagai prosedur. Saat ini, laser picosecond yang tersedia di bidang dermatologi dapat menciptakan tekanan mekanis dan energinya dapat difraksinasi melalui susunan lensa difraksi (DLA). Fotorejuvenasi merupakan salah satu indikasi yang paling banyak untuk dilakukan laser picosecond. Terapi peremajaan kulit dengan laser non-ablatif menunjukkan bahwa dermis dapat direkonstruksi dengan aman hanya dengan menyinari permukaan kulit dengan laser. Efek klinis laser picosecond telah sering dilaporkan, namun hanya sedikit penelitian yang menyertakan pemeriksaan histologis.


Dua puluh subjek pria dan wanita sehat berusia antara 36 dan 55 tahun dengan kerutan di lengan bawah yang memenuhi persyaratan sampel dan bersedia berpartisipasi direkrut dalam penelitian ini. Pemeriksaan klinis dan biopsi untuk pemeriksaan histopatologi dilakukan sebelum dan 4 minggu setelah terapi dengan menggunakan laser picosecond.
Dua puluh pasien dilibatkan dalam penelitian ini, sebagian besar perempuan (95% perempuan, dan 5% laki-laki) dengan usia rata-rata 42,5卤6,7 (kisaran 36-55 tahun). Pada follow up 1 bulan, perbaikan signifikan terlihat pada kerutan. Pada awal, skala rata-rata adalah 4,75, pada tindak lanjut 1 bulan skor rata-rata meningkat menjadi 2,7 (p <0,05). Skor yang lebih rendah berarti lebih sedikit kerutan. Ketebalan dermis pada kelompok pretes dengan rata-rata 699,00, sedangkan pada kelompok postes dengan rata-rata 820,32. Hasil ini menunjukkan bahwa ketebalan dermal pada kerutan yang diterapi dengan laser picosecond lebih tinggi dibandingkan sebelumnya (p < 0,05)
Laser Picosecond 755 nm dengan DLA merupakan pilihan efektif untuk meningkatkan ketebalan kulit dan memperbaiki kerutan, namun eksplorasi lebih lanjut terhadap teknologi ini masih diperlukan dan harus dieksplorasi untuk mencapai hasil yang optimal.

Penulis: Dr. Putri Hendria Wardhani, dr., Sp.D.V.E., FINSDV

Informasi lebih lengkap dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

Baca juga: Evaluasi Klinis Pasien dengan Tipe Kulit Asia pada Penderita Psoriasis

AKSES CEPAT