51动漫

51动漫 Official Website

Evaluasi Kualitas Hidup Pasien Fraktur Mandibula Pascabedah dengan Profil Dampak Kesehatan Mulut

IL by Codental

Fraktur mandibula merupakan fraktur maksilofasial tersering yang disertai keluhan maloklusi dan nyeri. Hal ini menyebabkan penurunan kualitas hidup. Penatalaksanaan fraktur mandibula dapat dilakukan dengan reduksi terbuka dan fiksasi internal atau fiksasi intermaxillary. Profil Dampak Kesehatan Mulut (OHIP 14) dan Indeks Penilaian Kesehatan Mulut Umum (GOHAI) digunakan untuk mengevaluasi kualitas hidup setelah perawatan bedah berdasarkan distribusi usia, jenis kelamin, jenis pengabaian, dan manajemen bedah.

Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode observasional analitik dengan total sampling. Total sampel yang digunakan adalah 15 pasien selama periode 2006 sampai 2020. Hasil penelitian ini diberi skor, kemudian data diolah dengan menggunakan uji eta.

Hasil penelitian berdasarkan parameter OHIP 14 menunjukkan hasil distribusi masing-masing yaitu, umur: p=0.154, jenis kelamin: p=0.080, tipe terlantar: p=0.080, dan penatalaksanaan: p=0.419. Sedangkan parameter GOHAI menunjukkan hasil dari masing-masing distribusi yaitu, umur: p=0,105, jenis kelamin: p=0,356, tipe terlantar: p=0,356, dan pengelolaan p =0,286. Hasil distribusi ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara kualitas hidup pasien berdasarkan usia, jenis kelamin, jenis terlantar, dan pengobatan menggunakan parameter OHIP 14 dan GOHAI. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini dengan menggunakan karakteristik umur, jenis kelamin, jenis fraktur, jenis penelantaran, dan penatalaksanaan tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepuasan pasien pasca operasi, baik menggunakan kuesioner OHIP 14 maupun GOHAI.

Penulis: Andra Rizqiawan, drg., Sp.BM., Ph.D.

Jurnal:

AKSES CEPAT