51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Faktor Internal yang Mempengaruhi Modal Psikologis Ibu dalam Pemberian ASI Eksklusif di Masa Pandemi COVID-19

Ilustrasi by Halodocc

ASI merupakan makanan utama dan nutrisi yang paling sempurna bagi bayi. Mengandung komposisi ideal yang sesuai dengan kebutuhan bayi untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. ASI Eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak lahir sampai dengan usia 6 bulan, tanpa menambah dan/atau menggantinya dengan ASI lain. makanan atau minuman (kecuali obat-obatan, vitamin, dan mineral). Faktor yang mempengaruhi pemberian ASI non eksklusif disebabkan oleh ketakutan ibu terhadap kecukupan ASI. Selama pandemi COVID-19, sebagian besar ibu mengalami ketakutan, kecemasan, dan ketidaknyamanan psikologis karena kondisi yang tidak menentu. Dampak psikologis terhadap produksi ASI antara lain pesimis mereka terhadap ASI yang mereka hasilkan.

Jika ibu mengkonsumsi makanan bergizi dan mendapat rangsangan dari mulut bayi, otomatis ASI-nya akan terus diproduksi. Selain itu, status ibu bekerja juga menjadi faktor yang mempengaruhi pemberian ASI noneksklusif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor internal yang mempengaruhi modal psikologis ibu saat menyusui pada masa pandemi COVID-19 di Desa Petiken Gresik. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi terdiri dari 116 responden yang terdiri dari ibu menyusui yang memiliki bayi berusia 6“12 bulan di Desa Petiken, Gresik, Indonesia. Jumlah sampel dihitung berdasarkan teknik simple random sampling sebanyak 102 responden. Pengambilan data secara online dengan menyediakan link Google Form maupun offline. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah Psychological Capital Questionnaire (PCQ) menurut Luthans et al. meliputi motivasi, persepsi, dan sikap yang diukur dengan menggunakan skala Likert. Dalam penelitian ini analisis data yang digunakan adalah uji statistik yaitu uji regresi logistik.

Variabel independen adalah motivasi, persepsi, dan sikap. Variabel dependen adalah modal psikologis. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni hingga Juli 2021. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji regresi logistik untuk mengetahui variabel dengan tingkat signifikansi p‰<‰0,05. Motivasi ibu untuk menyusui pada masa pandemi COVID-19 di Desa Petik Kabupaten Gresik merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi modal psikologis ibu yang melakukan pemberian ASI eksklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi ibu menyusui baik dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap modal psikologis dibandingkan dengan sikap dan persepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara motivasi ibu dengan pemberian ASI eksklusif. Motivasi sebagai dorongan internal dan eksternal dalam diri seseorang yang terlihat dari keinginan dan minat untuk melakukan aktivitas, meliputi tenaga untuk melakukan aktivitas, harapan dan cita-citanya, penghargaan diri, lingkungan yang baik, dan aktivitas yang menarik. Artinya, dukungan dari suami atau keluarga sangat diperlukan untuk memotivasi ibu memberikan ASI eksklusif.

Tingkat pendidikan responden menunjukkan bahwa hampir seluruh responden (76,1%) berpendidikan menengah, dan hanya sebagian kecil yang berpendidikan atas (23,9%). Ibu yang mengetahui manfaat ASI eksklusif akan lebih termotivasi untuk memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Ibu yang berpendidikan tinggi akan lebih mudah menerima ide-ide baru dibandingkan dengan ibu yang berpendidikan rendah. Artinya sosialisasi dan informasi tentang ASI eksklusif dapat diterima dan dilaksanakan dengan mudah. Selain itu, ibu tidak memberikan makanan atau minuman tambahan dan jus selain ASI kepada bayi sebelum usia 6 bulan. Karakteristik ibu untuk menentukan motivasi meliputi umur dan pendidikan. Umur merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku ibu saat memberikan ASI eksklusif. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa hampir seluruh responden berusia 21“35 tahun.

Berdasarkan data tersebut pemerintah sebaiknya merekomendasikan usia reproduksi untuk hamil, melahirkan dan menyusui adalah antara usia 20 sampai 35 tahun. Kemampuan ibu dalam memberikan ASI eksklusif juga sangat dipengaruhi oleh modal psikologis ibu. Gangguan psikologis yang terjadi pada ibu hamil dan menyusui akan mempengaruhi hubungan antara ibu dan bayi, serta waktu menyusui. Selain itu diperlukan penguatan modal psikologis selama masa kehamilan dan persalinan untuk mengurangi dampak negatif dari kondisi psikologis yang dapat mempengaruhi pemberian ASI eksklusif. Faktor yang mempengaruhi modal psikologis ibu terkait pemberian ASI eksklusif di masa pandemi COVID-19 adalah motivasi. Motivasi adalah kekuatan psikologis yang membuat seseorang mampu melakukan tindakan.

Motivasi adalah kekuatan individu untuk melakukan apa yang harus dilakukan, termasuk kapan dan bagaimana mencapai tujuan mereka. Ketika individu memiliki motivasi yang kuat, hal ini akan membuat individu tersebut tidak mudah menyerah. Ibu yang memiliki motivasi tinggi untuk memberikan ASI eksklusif pada bayinya akan memiliki keinginan untuk terus menyusui. Motivasi yang kuat dapat membantu ibu untuk merangsang produksi ASInya sehingga ASI tercukupi untuk bayinya. Diharapkan ibu memiliki motivasi yang tinggi yang dapat mempengaruhi modal psikologis ibu. Hal ini diperlukan untuk meningkatkan dan mensukseskan pemberian ASI eksklusif.

Penulis:  Nyoman Anita Damayanti

Untuk mengetahui artikel secara lebih detail, maka dapat mengunjungi link dibawah :

Judul     : Internal factors affecting the mother™s psychological capital in exclusive breastfeeding during the COVID-19 pandemic

AKSES CEPAT