51动漫

51动漫 Official Website

Fraksi alkaloid dari Achyranthes aspera Linn Memicu Apoptosis Kanker Payudara pada Model Tikus

Harapan Baru Obat Kanker Payudara yang Lebih Efektif dan Aman
Sumber: Hermina Hospital

Kanker payudara adalah salah satu penyakit yang paling umum menyerang perempuan di seluruh dunia, dan penyakit ini juga menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat kanker. Meskipun berbagai terapi telah dikembangkan, hasilnya belum memuaskan, terutama untuk kanker stadium lanjut. Pengobatan kanker tidak hanya bertujuan membunuh sel kanker, tetapi juga sering menyebabkan kerusakan pada sel normal, yang menimbulkan berbagai efek samping seperti kelelahan, depresi, nyeri, perubahan pada mukosa, ruam kulit, dan neuropati perifer.

Salah satu strategi utama dalam pengobatan kanker adalah kemoterapi sistemik dan radioterapi, yang bertujuan meningkatkan proses apoptosis atau kematian sel terprogram pada sel kanker. Apoptosis merupakan proses alami badan untuk menghilangkan sel-sel yang rusak agar kestabilan jaringan tetap terjaga. Pada kanker, proses apoptosis sering terganggu akibat dominasi ekspresi gen antiapoptotik seperti Bcl-2, atau penurunan ekspresi gen proapoptotik seperti Bax.

Salah satu mekanisme penting dalam apoptosis adalah pelepasan sitokrom c (Cyt c) dari mitokondria, yang mengaktifkan jalur apoptosis melalui pembentukan kompleks apoptosom bersama dengan Apaf-1 dan procaspase-9. Aktivasi caspase-3 kemudian memicu degradasi DNA dan kematian sel. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar Cyt c menginduksi jalur ini, sementara protein seperti Bax berperan sebagai inductor apoptosis, sedangkan protein seperti Ras terlibat dalam transformasi ganas sel kanker.

Dalam upaya menemukan obat anti-kanker alami yang efektif, perhatian terbesar saat ini diberikan pada obat berbahan herbal yang memiliki mekanisme aksi yang jelas. Salah satu tanaman yang menarik perhatian adalah Achyranthes aspera Linn (AAL), tanaman tradisional dari Asia dan Afrika yang dikenal memiliki kandungan flavonoid, tannin, terpenoid, saponin, fitosterol, dan senyawa fenolik. Tanaman Achyranthes aspera,Linn yang lebih dikenal dengan nama jarong, jarongan atau remek getih merupakan tanaman asli Indonesia. Ekstrak daun AAL diketahui mengandung sekitar 52,36% alkaloid, serta sisa komponen seperti saponin, tannin, flavonoid, glikosida, steroid, minyak esensial, dan asam lemak.

Secara ilmiah, senyawa fenolik, saponin, dan alkaloid dari tanaman ini berpotensi menjadi agen anti-kanker karena mampu menginduksi ekspresi p53 dan menurunkan panjang telomer. Namun, sejauh ini belum ada penelitian yang secara khusus mengkaji fraksi alkaloid dari ekstrak daun AAL sebagai obat herbal anti-kanker payudara.

Dalam sebuah studi terbaru, diberikan perlakuan oral pada tikus yang mengandung kanker payudara dengan dosis 125 mg/kg berat badan dari fraksi alkaloid daun AAL setiap hari selama 30 hari. Hasilnya menunjukkan bahwa perlakuan ini meningkatkan kadar ekspresi sitokrom c, Apaf-1, dan Bax secara signifikan, sementara ekspresi Ras menurun. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak AAL mampu memicu proses apoptosis secara efisien, meskipun mekanisme lengkap dari aksi ini masih perlu diteliti lebih dalam.

Secara keseluruhan, hasil penelitian ini memberi harapan bahwa herbal seperti AAL dapat menjadi alternatif potensial untuk pengobatan kanker payudara, khususnya dengan meningkatkan apoptosis sel kanker. Namun demikian, diperlukan studi lanjutan untuk memahami jalur sinyal lengkap yang terlibat dalam aksi obat ini, serta pengembangan formulasi yang aman dan efektif untuk penggunaan klinis di masa depan.

Penulis: Prof. Dr. Imam Mustofa, drh., M.Kes.

Wurlina W, Meles DK, Mustofa I, Khairullah AR, Putra DMS, Suwasanti N, Akintunde AO, Utama S, Mulyati S, Wasito W, Raissa R, Ahmad RZ, Julaeha J, Ekawasti F. Alkaloid fraction of Achyranthes aspera Linn triggers breast cancer apoptosis in mice (Mus musculus) model. Open Vet J. 2025 Mar;15(3):1279-1288. doi: 10.5455/OVJ.2025.v15.i3.19. Epub 2025 Mar 31. PMID: 40276193; PMCID: PMC12017709.

https://www.openveterinaryjournal.com/index.php?fulltxt=232024&fulltxtj=100&fulltxtp=100-1733590642.pdf

AKSES CEPAT