51动漫

51动漫 Official Website

Gangguan Kecemasan dan Masalah Kesehatan Mental

Studi menunjukkan bahwa, di semua kelompok usia dan jenis kelamin, tren DALYs yang dapat dikaitkan dengan gangguan kecemasan telah meningkat dari tahun 1990 hingga 2019. DALYs yang terkait dengan gangguan kecemasan adalah lebih tinggi pada wanita daripada pria karena hormonal dan variabel psikologis. DALYs dari gangguan kecemasan lebih tinggi pada kelompok usia produktif dibandingkan di kelompok lain. Dengan demikian semua pihak terkait dan yang berkepentingan perlu untuk memantau bagaimana tren ini berkembang. Langkah-langkah pencegahan harus diterapkan sebagai secepat mungkin untuk populasi rentan, seperti wanita dan orang usia produktif.

Gangguan kecemasan menyumbang proporsi yang besar dari DALYs lost akibat gangguan mental secara global di 2019 (22,9%). Gangguan mental adalah salah satu penyebab utama tahun hidup yang disesuaikan dengan kecacatan (DALYs) pada tahun 1990, dan naik menjadi peringkat ketujuh penyebab tahun hidup yang disesuaikan dengan kecacatan DALYs pada tahun 2019. Gangguan mental merupakan penyebab kedua terbanyak tahun hidup dengan disabilitas di seluruh dunia pada tahun 1990 dan 2019.

Masalah kesehatan mental juga dipengaruhi oleh pandemi COVID-19. Peningkatan kecemasan dan gangguan depresi telah dikaitkan dengan SARS-CoV. Penyebab utama tahun hidup yang disesuaikan dengan kecacatan saat pandemi COVID-19 telah menyebabkan peningkatan 27,6% dalam kasus depresi. Secara global, jumlah kasus gangguan kecemasan meningkat sebesar 25,6%. Pada tahun 2020, gangguan kecemasan berkontribusi terhadap 44,5 juta DALYs hilang. Informasi berbagai penelitian menunjukkan bahwa kecemasan adalah masalah kesehatan mental serius yang memerlukan perhatian segera, terutama di Indonesia. Gangguan kecemasan telah menjadi jauh lebih berkembang secara nasional dan internasional, yang akan menurunkan standar kesehatan masyarakat.

Source : African Journal of Reproductive Health
Trends in disability adjusted life years of anxiety disorders from 1990 to 2019 in Indonesia: Evidence from joinpoint regression analysis | Fahmi | African Journal of Reproductive Health
www.ajrh.info/index.php/ajrh/article/view/4941/pdf

AKSES CEPAT