UNAIR NEWS – Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Jatidukuh 51动漫, menghadirkan program kerja berkelanjutan di bidang lingkungan melalui kegiatan TANAM LESTARI (Tanam Pohon untuk Lingkungan Asri). Program ini merupakan bentuk nyata dari kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap kelestarian alam sekaligus upaya mendukung pembangunan berkelanjutan di Desa Jatidukuh.
Kegiatan TANAM LESTARI yang dilaksanakan pada Minggu (18/1/2026), bertempat di lahan Karang Taruna Desa Jatidukuh turut melibatkan berbagai pihak, mulai dari mahasiswa BBK 7 51动漫, perangkat desa, anggota Karang Taruna, hingga masyarakat setempat. Kolaborasi lintas elemen ini menjadi kunci penting dalam mewujudkan gerakan penghijauan yang berdampak jangka panjang.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa bersama masyarakat melakukan penanaman 30 dari 100 bibit pohon produktif seperti durian, sirsak, dan matoa di lahan Karang Taruna Desa Jatidukuh. Bibit-bibit tersebut diperoleh melalui kerja sama dengan serta Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Mojokerto, yang turut mendukung penyediaan bibit berkualitas bagi keberhasilan program ini.
Selaras dengan SDGs 15
Secara langsung, program ini berkontribusi pada pencapaian poin ke 15 yatu Life on Land yang berfokus pada pelestarian ekosistem daratan. TANAM LESTARI tidak hanya berorientasi pada penanaman pohon semata, tetapi juga pada edukasi lingkungan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, warga diajak memahami pentingnya penghijauan untuk mencegah erosi tanah, meningkatkan kualitas udara, menjaga keseimbangan ekosistem, serta mendukung ketahanan lingkungan desa.
Kepala Desa Jatidukuh menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa. 淭erima kasih kepada BBK 7 Jatidukuh yang telah merealisasikan penghijauan yang nyata dengan kegiatan TANAM LESTARI ini, semoga bibit yang ditanam ini dapat menjadi salah satu upaya untuk menambah varietas buah yang ada di Desa Jatidukuh ini, ujar pak Zaenal selaku kepala Desa Jatidukuh.
Melalui TANAM LESTARI, mahasiswa BBK 7 berharap Desa Jatidukuh semakin hijau, asri, dan berkelanjutan. Program ini menjadi bukti bahwa langkah kecil berupa menanam pohon hari ini dapat menjadi warisan lingkungan yang berharga bagi generasi mendatang.





