Diabetes Melitus (DM) adalah sekelompok penyakit metabolic yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi dalam jangka waktu yang lama. Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan gejala seperti sering buang air kecil, rasa haus dan rasa lapar yang meningkat, serta komplikasi akut dan kronis. Beberapa bahan tersedia untuk mengobati ulkus diabetes seperti kitosan, hidrogel, dressing sukrosa oktasulfat, dan kerangka organik logam (MOF). MOF menonjol karena sifat uniknya yang meningkatkan penghantaran obat dan mendorong proses penyembuhan yang efektif.
MOF adalah bahan berpori yang terdiri dari ion logam atau gugus logam yang dihubungkan oleh berbagai ligan organik untuk membentuk kerangka. MOF dapat mengoksidasi dan mendepolarisasi membran sel luar bakteri, sehingga menghambat sintesis protein bakteri. Salah satu jenis MOF yang dikembangkan sebagai agen antibakteri adalah Seng (Zn)-MOF. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa MOF-74 dan MOF-5 dapat menghambat pertumbuhan bakteri E. coli dan K. pneumonia dari 80% hingga 99,9%. Hasil ini juga menunjukkan potensi Zn-MOF dalam mengatasi masalah resistensi bakteri. Berdasarkan hal tersebut, pada penelitian ini dilakukan sintesis Zn-MOF menggunakan metode solvotermal dengan DMF sebagai pelarut, dan Zn-MOF dimodifikasi dengan AgNP untuk menghasilkan Ag/Zn-MOF melalui ultrasonikasi.
Hasil analisis XRD menunjukkan bahwa Ag(10)/Zn-MOF dan Ag(20)/Zn-MOF memiliki pola difraksi mirip dengan Zn-MOF, tetapi ada beberapa pergeseran dan penambahan puncak baru pada 2胃 sekitar 38鈦 dan 45鈦, karakteristik puncak Ag2O dan AgO. Analisis FTIR mengonfirmasi keberhasilan sintesis Zn-MOF, sebagaimana dibuktikan adanya vibrasi gugus fungsi khas seperti -COOsym (1584 cm-1) dan -COOasym (1393 cm-1), yang menunjukkan adanya ikatan antara ligan karboksilat dan logam Zn pusat, serta vibrasi Zn-O (646 cm-1), menunjukkan keberadaan kluster logam Zn4O. Modifikasi dengan AgNP, menghasilkan puncak Ag-O pada 516 cm-1. Hasil analisis SEM-EDX menunjukkan bahwa Ag(20)/Zn-MOF berbentuk kubus dengan dimensi 265-193 nm. Bentuknya heterogen, tidak beraturan, dan kasar, dengan agregat AgNP berukuran sekitar 20-50 nm di permukaan. Hasil analisis TGA menunjukkan bahwa modifikasi AgNP dapat meningkatkan stabilitas termal Zn-MOF. Karakteristik kimia kuantum dengan metode DFT menunjukkan bahwa Ag/Zn-MOF merupakan akseptor elektron yang sangat baik, yang dapat meningkatkan produksi spesies oksigen reaktif (ROS), yang dapat meningkatkan sifat antibakteri. Data analisis aktivitas antibakteri (in vitro) menunjukkan bahwa Ag(20)/Zn-MOF menunjukkan efek penghambatan tertinggi terhadap bakteri penyebab ulkus. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa Ag(20)/Zn-MOF efektif sebagai material antibakteri untuk ulkus diabetikum.
Penulis: Prof. Dr. Juni Ekowati, Dra., M.Si., Apt





