51动漫

51动漫 Official Website

Hima IE UNAIR Ajak Mahasiswa Pahami Isu Net Zero Emissions

Ade Sulaiman sebagai narasumber pertama, menjelaskan kebijakan yang dapat dilaksanakan untuk mendukung program net zero emissions (20/5/2025) (Foto: Pribadi)
Ade Sulaiman sebagai narasumber pertama, menjelaskan kebijakan yang dapat dilaksanakan untuk mendukung program net zero emissions (20/5/2025) (Foto: Pribadi)

UNAIR NEWS51动漫 menggelar kegiatan INCONOMIX sebagai langkah untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai ekonomi hijau dan berkelanjutan. Salah satu rangkaian kegiatan ECONOMIC 2025 adalah E-Conversation.

E-Conversation mengangkat tema bertajuk  淎chieving Net Zero Emissions: Aligning Government Policies with Economic Growth and Environmental Sustainability”. Melalui tema ini, mahasiswa dapat belajar dari pemateri yang telah berpengalaman dalam aksi lingkungan mewujudkan tujuan net zero emissions. Kegiatan ini berkolaborasi dengan organisasi Sayapilihbumi dan Generasi Bersih Indonesia yang berlangsung secara daring pada Sabtu (10/5/2025).

Sebagai pembuka acara, kepala program studi S1 Ilmu Ekonomi UNAIR, Rumayya SE M Reg Dev Ph D menyampaikan saat ini kita hidup dalam ketidakpastian, sehingga dituntut untuk terus beradaptasi dan tidak lagi bisa mengandalkan cara-cara lama. Kegiatan Inconomix hari ini menjadi momentum penting untuk mentransformasikan diri, menumbuhkan kepedulian terhadap isu-isu transisi, serta membentuk karakter sebagai calon ekonom dan pebisnis yang tangguh dan visioner. 

淢elalui Inconomix, saya berharap mahasiswa dapat memperluas perspektif dan mengambil peran aktif dalam perubahan, sehingga mampu menjadi ekonom dan pengusaha yang relevan dan berdampak di masa depan, ujar Rumayya.

Peran Generasi Muda Mendukung Kampanye Net Zero Emissions

Sesi materi disampaikan oleh Ade Sulaiman sebagai sebagai penulis di National Geographic Indonesia dan Gabriella Gunawan dari Generasi Energi Surabaya. Sesi materi membahas isu mengenai Net Zero Emissions dan komitmen Indonesia dalam menjalankannya. Kedua pemateri menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi peningkatan emisi gas rumah kaca di Indonesia. Tren ini terus naik dari 2020 hingga 2024 akibat ketergantungan energi fosil dan deforestasi.

Ade menekankan pentingnya inovasi dan ekonomi hijau. Ia memberikan contoh negara Bhutan yang berhasil mencapai net zero emissions karena hutan mereka mampu menyerap emisi tiga kali lebih besar dari yang mereka hasilkan. Di Indonesia, langkah seperti Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) tahun 20252045, perdagangan karbon di BEI, dan ekonomi sirkular menjadi harapan besar keberhasilan program net zero emissions.

Sementara itu, Gabriella mengangkat kontribusi industri kreatif dalam kampanye energi bersih. Lewat program seperti Folu Net Sink 2030 dan pajak karbon, Indonesia telah menunjukkan komitmen iklim. Selain itu, saat ini telah bermunculan perusahaan yang berkontribusi dalam green and sustainable creative. Salah satunya adalah perusahaan Waste4change bergerak di bidang pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Penulis: Kania Khansanadhifa Kallista

Editor: Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT