51动漫

51动漫 Official Website

Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Tekanan Darah terhadap Derajat Keparahan Psoriasis Vulgaris

sumber: Primaya Hospital
sumber: Primaya Hospital

Psoriasis merupakan suatu penyakit inflamasi kulit kronik residif yang dimediasi oleh sistem imun serta dapat mengganggu aktivitas sehingga penyakit ini dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Psoriasis terdiri dari berbagai macam tipe dengan psoriasis vulgaris merupakan bentuk yang paling umum dan terlihat pada sekitar 90% pasien. Karakteristik lesi psoriasis vulgaris yaitu berupa plak eritematus disertai sisik tebal yang terdistribusi secara simetris. Psoriasis mengenai 2-3% populasi dunia dengan prevalensi berkisar antara 0,27% hingga 11,4% di berbagai negara.

Psoriasis merupakan suatu penyakit inflamasi sistemik dan sering dikaitkan dengan berbagai komorbiditas seperti psoriasis artritis, sindrom metabolik dan gangguan kardiovaskuler. Jalur patofisiologis yang sama antara psoriasis dengan gangguan kardiovaskuler, antara lain yaitu inflamasi kronis yang dimediasi oleh sel Th-1 dan Th-17, peningkatan stress oksidatif, disfungsi sel endotel, dan angiogenesis dapat menjelaskan peningkatan risiko kardiovaskuler yang terkait dengan psoriasis. Gangguan kardiovaskuler dan sindrom metabolik yang terdiri dari obesitas, hipertensi, dislipidemia, dan diabetes melitus banyak ditemukan pada pasien psoriasis serta prevalensi masing-masing faktor risiko umumnya meningkat seiring dengan meningkatnya derajat keparahan psoriasis.

Mekanisme mengenai hubungan antara obesitas dan psoriasis masih belum diketahui secara jelas, namun terdapat hipotesis yang menjelaskan mengenai hubungan antara jaringan adiposa dengan psoriasis. Inflamasi kronis yang terjadi pada pasien obesitas menyebabkan sel adiposit menghasilkan berbagai sitokin proinflamasi yang berlebihan dan menginduksi hiperproliferasi keratinosit. Hal ini berpengaruh dalam patogenesis serta perjalanan penyakit dari psoriasis.

Mekanisme patofisiologi yang menghubungkan antara hipertensi dan psoriasis hingga saat ini masih belum diketahui dengan jelas, namun peningkatan dari endothelin-1 (ET-1) dan renin yang didapatkan pada pasien psoriasis diperkirakan memiliki peran dalam kejadian hipertensi dengan menyebabkan konstriksi pembuluh darah dan peningkatan tekanan darah. Penelitian lain menyebutkan bahwa peningkatan stres oksidatif serta peningkatan sitokin proinflamasi pada psoriasis dapat mencetuskan terjadinya kejadian hipertensi.

Penelitian ini didapatkan sejumlah 258 pasien psoriasis vulgaris di Unit Rawat Jalan Kesehatan Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Soetomo Surabaya tahun 2018-2020 dengan pasien yang memenuhi kriteria inklusi penelitian sebanyak 181 pasien. Penelitian ini menunjukkan jumlah pasien perempuan lebih banyak dibandingkan pasien laki- laki yaitu sebesar 92 (50,8%) pasien perempuan dengan rata-rata usia pasien yaitu 43,2 tahun. Pasien psoriasis vulgaris terbanyak ditemukan pada rentang usia 46 hingga 55 tahun yaitu sebanyak 50 pasien (27,6%).

Pasien psoriasis vulgaris paling banyak didapatkan dengan derajat keparahan berat yaitu sebanyak 121 (66,9%) pasien. Penelitian ini menunjukkan menunjukkan distribusi indeks massa tubuh pasien psoriasis vulgaris yaitu 6 (3,3%) pasien diklasifikasikan sebagai underweight, 98 (54,1%) pasien memiliki indeks massa tubuh normal, 62 (34,3%) pasien diklasifikasikan sebagai overweight, dan 15 (8,3%) pasien dengan obesitas. Hasil penilaian tekanan darah pasien psoriasis vulgaris yaitu 73 (40,3%) pasien memiliki tekanan darah normal, 51 (28,2%) pasien diklasifikasikan sebagai prehipertensi, dan 57 (31,5%) pasien diklasifikasikan sebagai hipertensi.

Analisis hubungan antara indeks massa tubuh dengan derajat keparahan psoriasis vulgaris menggunakan rumus korelasi Spearman menunjukkan nilai p=0,002 dengan r=0,233 yang berarti bahwa terdapat hubungan positif lemah antara indeks massa tubuh dengan derajat keparahan psoriasis vulgaris. Analisis hubungan antara tekanan darah dengan derajat keparahan psoriasis vulgaris menunjukkan nilai p<0,001 dengan r=0,262 yang berarti bahwa terdapat hubungan positif lemah antara tekanan darah dengan derajat keparahan psoriasis vulgaris.

Penelitian ini menunjukkan bahwa didapatkan hubungan antara indeks massa tubuh dan tekanan darah dengan derajat keparahan psoriasis vulgaris. Penelitian lanjutan mengenai faktor risiko obesitas dan hipertensi yang dikaitkan dengan derajat keparahan psoriasis vulgaris diperlukan untuk mengonfirmasi kesimpulan.

Penulis : dr. Karine Annisa Prakasita

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di :

Correlation Between Body Mass Index and Blood Pressure with Severity of Psoriasis Vulgaris

Karine Annisa Prakasita, Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Medhi Denisa Alinda, Trisniartami Setyaningrum, Linda Astari, Budi Utomo

AKSES CEPAT