51动漫

51动漫 Official Website

Inovasi Aptasensor DNA dengan Teknologi BDD-Au/SPCE

Inovasi Aptasensor DNA dengan Teknologi BDD-Au/SPCE
Sumber: Jambi Independent

Tim peneliti dari 51动漫 bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran, dan beberapa universitas di Indonesia, Jepang, dan UK berhasil mengembangkan teknologi sensor baru untuk mendeteksi teofilin, obat yang umum digunakan dalam perawatan penyakit pernapasan seperti asma. Sensor ini merupakan aptasensor DNA berbasis boron-doped diamond-gold nanoparticle (BDD-Au) pada elektroda layer cetak (SPCE). Penggunaan aptamer DNA, yang lebih stabil dibandingkan RNA, memungkinkan deteksi teofilin dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi. Pada uji laboratorium, sensor ini menunjukkan sensitivitas luar biasa dengan batas deteksi mencapai 52 nanomolar (nM) dan rentang deteksi linear dari 1 hingga 1.0 milimolar (mM). Selain itu, sensor ini dapat bertahan hingga empat minggu dalam kondisi penyimpanan, menjadikannya lebih andal untuk aplikasi klinis jangka panjang.

Aptasensor ini menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan metode konvensional seperti kromatografi gas atau immunoassay, yang sering kali memerlukan biaya tinggi dan proses yang rumit. Dalam penelitian ini, tim peneliti memanfaatkan desain eksperimental Box-Behnken untuk mengoptimalkan kinerja sensor, termasuk menentukan konsentrasi optimal aptamer, waktu imobilisasi, serta konsentrasi agen pereduksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aptasensor tidak hanya mampu mendeteksi teofilin dengan akurasi tinggi di serum darah, tetapi juga memiliki selektivitas yang baik terhadap zat-zat yang berpotensi mengganggu. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dan efisien untuk memantau kadar teofilin pada pasien, mengurangi risiko efek samping akibat kadar obat yang berlebihan dalam tubuh.

Baca juga: Prastika Krisma Jiwanti, S.Si., M.Sc.Eng., Ph.D.

Link: .

Baca juga: Sintesis Kokristal Asam parametoksisinamat-Kafein sebagai Upaya peningkatan Kelarutan dan Disolusi Obat

AKSES CEPAT