Daun ganitri telah digunakan sebagai pengobatan osteoporosis dan mengandung senyawa aktif seperti kuersetin, rutin, dan mirisetin. Penulis yang berasal dari Fakultas Farmasi 51动漫 mengkajian preformulasi pembuatan granul dari ekstrak etanol 70% tanaman ini melalui metode granulasi basah. Granul tersebut ditentukan berdasarkan sifat fisik meliputi sifat organoleptik, sifat alir, berat jenis nyata dan tidak dapat dimampatkan, kelembaban, distribusi ukuran partikel, dan sifat kimia termasuk kandungan flavonoid. Hasil organoleptik menunjukkan seluruh formula mempunyai bau khas yang kuat dan rasa sedikit pahit. Formula A berwarna coklat tua, sedangkan formula B dan C berwarna coklat keputihan.
Berdasarkan hasil uji sifat alir, seluruh formula memiliki sifat alir yang baik karena telah melalui proses granulasi. Indeks kompresibilitas, rasio Hausner, dan % kadar air menunjukkan seluruh formula memenuhi persyaratan dan mempunyai nilai yang hampir sama. Pada proses pengujian, rata-rata kandungan % b/b formula A sebesar 0,68 卤 0,017%, formula B sebesar 0,66 卤 0,044 %, dan formula C sebesar 0,16 卤 0,006 %. Formula yang paling optimum adalah formula C dengan warna coklat keputihan, rasa agak pahit, dan bau menyengat, laju alir 10,90 卤 0,000 g/s, sudut 25,41 卤 0,000 掳, kadar air 4,36 卤 0,214 %, indeks kompresibilitas 13,80 %, Rasio Hausner 1,1601, distribusi rata-rata partikel 1772,04 渭m, dan 0,66 卤 0,044 % b/b persen kandungan flavonoid rutin.
Penulis: Retno Widyowati
Untuk informasi yang lebih lengkap dapat dilihat pada artikel aslinya dengan judul: 淧hysical and Chemical Characterization of Granules from 70 % Ethanol Extract of Ganitri Leaves (Eleocarpus serratus L.) using Wet Granulation Method as An Anti-Osteoporosis pada Trends in Sciences 21 (5), 7478-7478 dengan tautan berikut ini:





