51动漫

51动漫 Official Website

Keanekaragaman Bakteri dalam Penetasan Semi Alami Penyu Lekang di Banyuwangi

Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) merupakan 1 dari 4 jenis spesies penyu yang hidup di wilayah perairan Banyuwangi. Penurunan populasi menjadi ancaman biodiversitas alami. Selain masih adanya komersialisasi telur penyu di tengah masyarakat, kontaminasi mikroba pada media penetasan ditengarai menurunkan persentase keberhasilan penetasan telur penyu.

Dengan keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi maka konservasi yang dilakukan masih belum optimal dalam menghadapi ancaman tersebut. Oleh karena itu peneliti melakukan riset pada kawasan konservasi pesisir pantai Banyuwangi, Indonesia pada inovasi sarang penetasan semi alami yang dikelola Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF). Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui peran infeksi mikroorganisme sebagai faktor utama menurunnya keberhasilan penetasan telur menjadi tukik.

Deteksi kontaminan mikroba dilakukan terhadap telur yang gagal menetas di sarang penetasan semi alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikroorganisme Gram negatif berasal dari bakteri coliform seperti Escherichia coli, Enterobacter cloacae, Proteus spp., dan Salmonella spp. Sedangkan mikroorganisme Gram positif didominasi oleh Bacillus spp. dan Staphylococcus aureus. Sebanyak 255 butir telur dibagi rata dan diinkubasi pada tiga area sarang berbeda dengan kedalaman 40, 60, dan 80 cm. Tingkat keberhasilan penetasan 89,4% pada kedalaman 80 cm, 62,3% masing-masing pada kedalaman 60 cm dan 25,8% pada kedalaman 40 cm.

Faktor lingkungan seperti suhu dan kelembaban memegang peran penting dalam terjadinya kontaminasi. Kegagalan penetasan disebabkan oleh kontaminan bakteri juga dapat diperburuk oleh sejumlah faktor. Selama proses penetasan laut penyu, lendir pada kloaka yang terkontaminasi memungkinkan penularan isolat bakteri di dalam telur dan pasir sarang. Infeksi bakteri berlanjut ketika proses relokasi telur ke tempat penetasan sarang semi alami.

ondisi ini diduga menyebabkan pencemaran di kawasan konservasi penyu Banyuwangi, terutama pada lokasi sarang penetasan semi alami. Sehingga sarang penetasan semi alami memerlukan penggantian pasir secara teratur dan untuk meminimalisir kontaminan mikroorganisme. Saran tersebut bertujuan untuk meningkatkan keberhasilan pembenihan dan secara umum mendukung program konservasi penyu sebagai spesies yang terancam punah.

Penulis: Ratih Novita Praja, drh.,  M.Si.

Artikel selengkapnya dapat diakses pada:

Praja, R.,N., Yudhana, A., Yunita. M.N., Ulkhaq. M.F., Haditanojo, W. 2023. Bacterial abundance from semi-natural hatching nest of olive ridley sea turtle (Lepidochelys olivacea) in Banyuwangi East Java. 3RD INTERNATIONAL CONFERENCE ON SCIENCE AND INNOVATED ENGINEERING. Volume 2431, Issue 1

AKSES CEPAT