UNAIR NEWS Sapa Sehat adalah nama program kerja bidang kesehatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 51 dalam upaya mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan rutin Posyandu di Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun. Program ini berlangsung selama periode Januari 2026, dengan fokus utama pada perluasan jangkauan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada pencegahan dan promosi kesehatan di tengah masyarakat.
Salah satu agenda unggulan dari program ini adalah pelaksanaan layanan pemeriksaan kesehatan dasar gratis bagi warga. Mengingat letak geografis beberapa wilayah yang cukup menantang, para mahasiswa menerapkan sistem “jemput bola” melalui metode door-to-door di Dusun Ngukiran dan Dusun Gemuruh. Di dua dusun yang sulit dijangkau tersebut, para mahasiswa mendatangi rumah warga satu per satu untuk melakukan pengecekan tekanan darah (tensi), kadar gula darah, serta asam urat.
Berbeda dengan metode di Dusun Ngukiran dan Gemuruh, pelaksanaan kegiatan di Dusun Babatan dilakukan dengan sistem terpusat. Warga, khususnya para lansia, berkumpul di satu titik lokasi untuk mendapatkan layanan pemeriksaan serupa. Strategi yang beragam ini dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada warga yang terlewatkan dalam mendapatkan akses fasilitas kesehatan dasar.
Akses jalan yang menanjak dan jarak yang jauh seringkali menjadi hambatan warga diDusun Ngukiran dan Gemuruh untuk datang ke pusat kesehatan. Dengan sistem door-to- door, warga merasa lebih diperhatikan. Kami tidak hanya mengecek fisik, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan mereka, ujar salah satu anggota tim BBK 7 UNAIR. Respon masyarakat sangat positif. Banyak warga lansia yang merasa terbantu karena tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk sekadar mengetahui kondisi kadar gula darah atau tekanan darah mereka. Selain pemeriksaan, mahasiswa juga memberikan edukasi singkat mengenai pola makan sehat sebagai langkah preventif. Bapak Alim, salah satu warga yang mendapatkan kunjungan rumah, mengungkapkan rasa syukurnya, Kami sangat senang anak-anak mahasiswa mau datang jauh-jauh ke sini. Sangat membantu sekali, apalagi buat kami yang sudah tua dan sulit kalau harus pergi jauh.
Dengan memberikan pelayanan gratis dan edukasi kesehatan yang merata hingga ke dusun terpencil, kegiatan ini secara langsung berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) khususnya poin ke-3 (Good Health and WellBeing), poin ke-4 (Quality Education) melalui literasi kesehatan, serta poin ke-10 (Reduced Inequalities) dengan membuka akses bagi wilayah yang sulit dijangkau.
Penulis: Tim BBK 7 Desa Tawangrejo





