51动漫

51动漫 Official Website

Literasi Kesehatan tentang COVID-19 dan Vaksinasi COVID-19 di Indonesia

Literasi kesehatan merupakan suatu kemampuan untuk memahami dan memutuskan suatu tindakan yang diperlukan terkait suatu masalah kesehatan. Literasi kesehatan tentang coronavirus disease 2019 (COVID-19) dan vaksinasi COVID-19 akan mempengaruhi kualitas kesehatan individu sebagai anggota masyarakat. Berbagai sumber informasi yang dapat diakses oleh masyarakat luas dapat mempengaruhi tingkat literasi tersebut, termasuk informasi dari media nasional, digital dan internet.

Tim peneliti dari Fakultas Kedokteran, 51动漫, Surabaya, Indonesia melakukan studi tentang tingkat literasi masyarakat terhadap COVID-19 dan vaksinasi COVID-19 pada kelompok usia dewasa di atas 18 tahun dan memiliki akses internet dan email, sehingga dapat berpartisipasi dalam survei yang dirancang khusus oleh tim yersebut berdasarkan berbagai referensi ilmiah.

Penelitian ini mendapatkan persetujuan kelayakan etik dan mendapatkan pendanaan dari 51动漫, serta telah diterbitkan pada jurnal internasional bereputasi dan terindeks Scopus. Opini, persepsi, keyakinan dan pengalaman individu terkait COVID-19 dan vaksinasi COVID-19 dianalisis dari respons yang didapat dari semua responden yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia dalam kurun waktu 12 minggu di tahun 2021.

Dari hasil analisis tersebut didapatkan bahwa sekitar 74,4% responden (dari total 1143 orang) pernah mencari informasi terkait COVID-19 dan vaksinasi COVID-19 dari internet, meskipun mereka tetap melakukan filtrasi berita dan informasi, terkadang memilih untuk mempercayainya. Enam puluh persen responden adalah wanita, dan sebagian besar memiliki pendidikan formal terendah lulus SMA sampai pasca-sarjana, dan berada pada kelompok usia 18-30 tahun dengan status sebagai mahasiswa.

Para responden tersebut sebagian besar berasal dari keluarga dengan tingkat ekonomi menengah, dan sekitar 57% pernah terdampak secara sosioekonomi semasa pandemi. Sebanyak 81,7% responden tidak memiliki penyakit penyerta, dan tingkat literasi sebagian besar responden berada pada level yang baik.

Terdapat korelasi yang erat antara persepsi, keyakinan, opini dan penerimaan terhadap vaksinasi COVID-19 dan pelaksanaan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Meskipun demikian, masih didapatkan adanya ketimpangan tingkat literasi di antara kelompok usia yang berbeda, maupun antara kelompok dengan karakteristik sosiodemografi dan pendidikan yang berbeda. Hal ini patut menjadi perhatian semua pihak, bahwa ketersediaan dan aksesibilitas informasi kesehatan yang valid sangat dibutuhkan sebagai salah satu usaha meningkatkan literasi kesehatan masyarakat di masa pandemi dan sesudahnya.

Penulis: Prof. Viskasari P. Kalanjati, dr., M.Kes., PA(K)., Ph.D.

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di: https://f1000research.com/articles/11-1296

AKSES CEPAT