Tim Mahasiswa KKN-BBK periode ke-7 51 di Desa Purwoharjo sukses melaksanakan program pengabdian masyarakat dalam bidang lingkungan bertajuk PILAH HIJAU untuk siswa SD Negeri 4 Purwoharjo. Kegiatan ini lahir dari kondisi lapangan yang menunjukkan kurangnya kesadaran pemilahan sampah di kalangan siswa, sekaligus mengatasi minimnya pemahaman anak sekolah dasar terhadap pengelolaan limbah rumah tangga di wilayah tersebut.
Program ini menyasar sebanyak 47 siswa dari kelas 2 hingga 6 SDN 4 Purwoharjo sebagai peserta utama. Berdasarkan observasi awal, banyak siswa belum memahami perbedaan sampah organik, anorganik, dan B3 sederhana, sehingga limbah rumah tangga sering tercampur dan menyulitkan pengelolaan lingkungan sekolah. Hal ini berdampak pada kebersihan lingkungan belajar dan membentuk kebiasaan buruk yang berpotensi berlanjut hingga dewasa jika tidak diatasi sejak dini.
Kegiatan berlangsung pada 19 Januari 2026 di SDN 4 Purwoharjo dengan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan. Siswa pertama-tama mengikuti penyampaian materi dasar tentang pengolahan sampah organik, anorganik, dan B3 sederhana. Sesi tanya jawab bersama memungkinkan mereka bertanya langsung, diikuti praktik memilah sampah secara langsung, dan ditutup dengan game kuis pemilahan sampah. Media pendukung yang digunakan saat edukasi berupa poster edukatif serta demonstrasi tempat sampah berwarna-warni hijau untuk organik, kuning untuk anorganik, merah untuk B3 sehingga mempermudah pemahaman visual anak-anak.
Program Pilah Hijau ini sejalan dengan tujuan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan pengetahuan siswa kelas 2,3,4,5, dan 6 tentang pemilahan sampah lewat edukasi interaktif dan praktik langsung. Program juga mendukung SDG 12 (Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab) dengan membentuk kebiasaan membuang sampah pada tempatnya sesuai jenisnya. Kepala sekolah berharap dengan adanya program ini, anak-anak dapat menambah pengetahuan pemilahan sampah Saya berharap dengan adanya kegiatan ini, para siswa mampu lebih menjaga kebersihan lingkungan dan menambah pengetahuan mengenai pemilahan sampah imbuhnya.
Hasil kegiatan menunjukkan perubahan signifikan, yaitu 47 siswa kini mampu membedakan jenis sampah dengan tepat dan mempraktikkannya secara mandiri. Lingkungan sekolah menjadi lebih bersih dan tertib karena berkurangnya sampah yang tercampur, sekaligus menanamkan karakter peduli lingkungan sejak usia dini. Dengan demikian, SDN 4 Purwoharjo mewujudkan lingkungan belajar yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh bagi komunitas sekitar dalam pengelolaan limbah rumah tangga yang efektif.





