51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Mahasiswa FIB UNAIR Sukses Paparkan Riset tentang Pengaruh Teknologi dalam Pembelajaran di ICANDIT 2025

Afrigh Abrar Bramantya, Muhamad Yusuf Ismail, dan dosen pembimbing berfoto bersama setelah menerima penghargaan atas presentasi penelitian mereka di ICANDIT 2025 (Foto : Narasumber)
Afrigh Abrar Bramantya, Muhamad Yusuf Ismail, dan dosen pembimbing berfoto bersama setelah menerima penghargaan atas presentasi penelitian mereka di ICANDIT 2025 (Foto : Narasumber)

UNAIR NEWS “ Afrigh Abrar Bramantya, mahasiswa dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Bahasa dan Sastra Inggris 51¶¯Âþ (UNAIR), bersama rekannya Muhamad Yusuf Ismail dari President University, berhasil memperoleh kesempatan untuk mempresentasikan penelitian mereka dalam konferensi internasional persembahan dari Universitas Sains dan Teknologi Indonesia (USTI), Pekanbaru, Riau, Indonesia. Konferensi ini berlangsung pada (28-29/11/2025), dengan tajuk International Conference on Advanced Nexus of Data and Information Technology (ICANDIT 2025).

ICANDIT 2025 adalah konferensi yang diselenggarakan oleh INTI International University dan Universitas Sains dan Teknologi Indonesia (USTI). Kegiatan ini bertujuan mempertemukan pemikiran dan penelitian terbaru di bidang Data Science, Emerging Technologies, serta Multidisciplinary Innovation. Konferensi ini berlangsung dalam format Hybrid, yang memungkinkan para peserta berpartisipasi baik secara langsung di USTI, Pekanbaru, maupun secara daring.

Pengaruh Teknologi dalam Pembelajaran

Afrigh dan Yusuf mempresentasikan hasil penelitian mereka yang berfokus pada pengaruh teknologi, khususnya AI, mobile apps, ICT Tools, blended learning approach, dan digital storytelling, dalam meningkatkan motivasi pelajar Indonesia untuk mempelajari Bahasa Inggris. Penelitian mereka menunjukkan dampak positif teknologi dalam meningkatkan student engagement. Penelitian ini berlangsung menyoroti bagaimana teknologi ini telah membantu guru dan siswa dalam evaluasi kinerja secara lebih efektif.

Namun, dalam penelitian mereka juga ditemukan sejumlah tantangan yang dihadapi dalam implementasi teknologi pendidikan. Masalah data privacy, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya literasi teknologi di kalangan sebagian besar pelajar dan pendidik di Indonesia menjadi hambatan signifikan. Tantangan ini perlu diatasi agar pemanfaatan teknologi dapat diterapkan secara lebih merata dan efektif di seluruh lapisan masyarakat. Ter;ebih lagi, tanpa mengorbankan aspek keamanan data atau keterbatasan infrastruktur.

Proses penelitian ini bermula dari tugas mata kuliah yang Afrigh ambil pada semester 4 di mata kuliah Integrated Academic Writing. Afrigh mengungkapkan bahwa saat itu, topik yang mereka pilih sangat align dengan tema yang dia minati. Sehingga, ia memutuskan untuk mengembangkan tugas tersebut menjadi penelitian yang lebih mendalam. Untuk menghasilkan penelitian yang solid, mereka menggunakan metode literature review, dengan mengkaji lebih dari 30 artikel dari berbagai sumber yang relevan.

Pengalaman Berharga

Afrigh menyampaikan bahwa konferensi ini merupakan pengalaman internasional kedua yang ia ikuti, dan yang pertama kalinya ia berkolaborasi dengan rekan dalam presentasi. “Ini merupakan konferensi internasional kedua saya, dan yang pertama kali saya berkolaborasi dengan seseorang. Pengalaman ini sangat berkesan karena saya bisa menyampaikan ide dari disiplin ilmu saya dan mengaitkannya dengan disiplin teknologi,” ungkap Afrigh.

Afrigh juga menekankan pentingnya berpartisipasi dalam konferensi internasional. “Sebagai mahasiswa, saya sangat menganjurkan untuk mengikuti konferensi seperti ini. Selain memperkaya pengetahuan, konferensi ini juga memberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para peneliti dan akademisi dari berbagai disiplin ilmu, yang tentunya akan membuka perspektif baru.

Penulis : Saffana Raisa Rahmania

Editor   : Ragil Kukuh Imanto

AKSES CEPAT