51动漫

51动漫 Official Website

Manfaat Ekstrak Rumput Kebar Dapat Meningkatkan Refleks Motorik dan Memori

Foto by Orami

Insektisida dengan merk Furadan dengan bahan aktif karbofuran banyak digunakan di bidang pertanian dan residunya ditemukan dalam tanah, air hujan dan makanan asal pertanian yang dapat membahayakan organisme yang bukan sasaran insektisida. Pencemaran karbofuran menyebabkan kasus bayi lahir dengan penurunan kelainan refleks motorik, sedangkan pada usia anak-anak terdapat kelainan perkembangan fungsi otak seperti penurunan kemampuan mengingat dan daya konsentrasi. Kontaminasi karbofuran pada hewan percobaan terbukti menginduksi radikal bebas (stres oksidatif) dan melemahkan fungsi kognitif, memori dan motorik. Induksi karbofuran menyebabkan kerusakan oksidatif yang signifikan pada korteks serebral, serebelum, dan batang otak.

Pemberian karbofuran oral telah terbukti merangsang radikal bebas oksigen (spesies oksigen reaktif/ROS) di otak tikus selama periode embrionik dan menyusui (laktasi). Otak kecil berkembang pada pertengahan masa kehamilan sampai beberapa hari setelah bayi lahir. Otak kecil bertanggung jawab untuk mengontrol gerakan, menjaga keseimbangan, mengatur posisi dan mengkoordinasikan gerakan tubuh. Secara konvensional, otak kecil berperan dalam fungsi motorik, dan juga berperan dalam proses kognitif di otak manusia. Peningkatan ROS yang menginduksi kematian sel saraf akibat paparan karbofuran mampu menurunkan fungsi refleks motorik dan kemampuan memori.

Kematian sel saraf otak besar (serebral) selama fase embrionik dan menyusui akibat paparan karbofuran meningkat sebesar 35,51% – 55,27% dan 41,53% – 59,01%. Perlu dipahami mekanisme aktivitas ROS yang menyebabkan kematian sel otak pada mencit akibat pajanan karbofuran selama laktasi sebagai dasar penanganan dan pencegahan pajanan karbofuran selama laktasi. Dengan memahami mekanisme aktivitas ROS dan kematian sel saraf dapat dilakukan pencegahan, sehingga penurunan kemampuan memori dan konsentrasi pada anak dapat dihindari melalui penurunan refleks motorik dan kemampuan memori pada anak menyusui.

Rumput kebar (Biophytum petersianum Klotzsch) merupakan tanaman famili Oxalidaceae yang ditemukan tumbuh secara alami dan luas di Kabupaten Kebar, Papua Barat. Rumput Kebar mengandung flavonoid, saponin, tanin, retinol, dan tokoferol yang berperan sebagai antioksidan. Flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan primer merupakan akseptor radikal bebas sehingga dapat menghambat reaksi berantai radikal bebas pada oksidasi lipid yang dapat mencegah kerusakan membran sel.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat ekstrak rumput kebar (Biophytum petersianum Klotzsch) dalam mengatasi peningkatan radikal bebas melalui peningkatan malondialdehyde (MDA), penurunan superoxide dismutase (SOD) dan Glutathione (GSH) serta kematian (nekrosis) sel saraf serebelar yang berdampak pada penurunan fungsi refleks motorik dan memori anak mencit (Mus musculus) dari induk yang terpapar karbofuran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan referensi tentang potensi ekstrak rumput Kebar untuk mengurangi radikal bebas melalui peningkatan MDA, penurunan SOD dan GSH dan penurunan nekrosis sel saraf, refleks motorik pada mencit: kecepatan reflek dan kemampuan berenang, serta uji memori labirin. Selain itu, data yang diperoleh juga dapat digunakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang bahaya yang ditimbulkan akibat penggunaan karbofuran yang tidak hati-hati terutama pada ibu menyusui.

Penelitian eksperimental ini menggunakan 40 ekor mencit (Mus musculus) masa laktasi dibagi menjadi empat kelompok: kelompok kontrol, karbofuran 0,0125mg/hari, vitamin C 5mg + karbofuran 0,0125mg/hari, dan ekstrak rumput kebar 3.375mg + karbofuran 0,0125mg/hari. Karbofuran, vitamin C dan ekstrak rumput Kebar dipapar secara oral pada hari ke 0 sampai 14 postnatal. Pada hari ke-15, otak mencit dikoleksi (nekropsi) untuk dilakukan pengukuran kadar MDA, SOD dan GSH, dilakukan pewarnaan hematoxylin-eosin dan uji refleks motorik pada anak mencit umur 10 hari dan uji memori anak mencit umur 20 hari. Data pengukuran dianalisis menggunakan uji Anova dan Duncan, Kruskal-Wallis dan Mann Whitney. Insektisida karbofuran terbukti menyebabkan peningkatan signifikan pada nekrosis sel saraf, penurunan yang signifikan pada refleks motorik dan  tes memori anak mencit. Pemberian ekstrak rumput Kebar lebih efektif daripada vitamin C dalam menurunkan kadar MDA dan nekrosis sel saraf, meningkatkan kadar GSH, refleks motorik dan memori anak mencit.

Penulis: Epy Muhammad Luqman

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan di

AKSES CEPAT