51动漫

51动漫 Official Website

Membangun Ketahanan Komunitas terhadap COVID-19 dengan Model Kolaborasi Interprofesional

Sumber: Kompas.com
Sumber: Kompas.com

Pandemi COVID-19 berdampak besar pada kesehatan, ekonomi, dan kehidupan sosial global. Meskipun fase akut telah berlalu, dampak jangka panjang seperti long COVID, masalah kesehatan mental, dan ketimpangan layanan kesehatan masih menjadi perhatian. Pandemi juga menyoroti pentingnya kolaborasi interprofesional dan koordinasi lintas sektor komunitas dalam meningkatkan ketahanan masyarakat. Kolaborasi ini melibatkan tenaga kesehatan, pemerintah lokal, dan kelompok masyarakat untuk memperkuat komunikasi, distribusi sumber daya, serta kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Penelitian ini mengusulkan model kolaboratif baru guna meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap COVID-19 dan pandemi di masa depan.

Penelitian ini menggunakan desain explanatory cross-sectional untuk menganalisis hubungan antara karakteristik individu, dinamika tim, tugas, struktur kerja, koordinasi lintas sektor berbasis kolaborasi interprofesional, serta kesadaran, kepatuhan, dan ketahanan masyarakat. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dari 934 responden di Jawa menggunakan teknik convenience sampling. Variabel independen mencakup enam aspek utama, sedangkan variabel dependen adalah koordinasi sektor komunitas dan herd immunity. Instrumen penelitian telah dimodifikasi dan divalidasi. Pengumpulan data dilakukan secara daring dan luring dengan memperhatikan etika dan kerahasiaan partisipan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor individu, tim, pekerjaan, dan komunitas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kolaborasi interprofesional (IPC) dalam konteks COVID-19 maupun pandemi di masa depan. Hasil penelitian menyoroti pentingnya menutup kesenjangan pengetahuan, meningkatkan dinamika tim, memperkuat kepemimpinan, serta mengintegrasikan kolaborasi lintas sektor dan komunitas untuk menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang lebih tangguh. Temuan ini juga menekankan perlunya pendekatan yang menyeluruh dalam kesiapsiagaan dan penanganan pandemi. Dengan menangani faktor-faktor spesifik yang diidentifikasi, mulai dari kompetensi individu hingga koordinasi lintas sektor, tenaga kesehatan dapat lebih diberdayakan, pemimpin komunitas dapat lebih dilibatkan, dan sistem yang tangguh dapat dibentuk untuk mengurangi dampak krisis kesehatan saat ini maupun di masa depan. Kolaborasi yang kuat antarprofesi dan lintas sektor menjadi kunci dalam membangun respons yang efektif dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan kesehatan global.

Artikel ini merujuk pada penelitian dengan judul Building community resilience to covid-19: an interprofessional collaborative model

Penulis: Prof. Dr. Nursalam, M.Nurs (Hons)

Link:

AKSES CEPAT