51动漫

51动漫 Official Website

Menakar Keberhasilan Pengukuran Kadar Sediaan Kombinasi Dosis Tetap Tramadol dan Parasetamol Dalam Darah

Tramadol dan parasetamol telah lama dikenal sebagai analgesik (obat pereda nyeri) yang efektif digunakan untuk mengatasi gejala nyeri ringan sampai sedang. Bahkan sediaan kombinasi dosis tetap (fixed dose combination, FDC) yang berisi tramadol dan parasetamol sudah mendapat ijin edar dari Food and Drug Administration (FDA) sebagai obat untuk mengatasi nyeri sedang hingga berat yang disertai dengan demam.

Beragam metode telah digunakan untuk mengukur kadar sediaan FDC tramadol dan parasetamol termasuk diantaranya capillary electrophoresis,high-performance liquid chromatography-fluorescence detection, high-performance liquid chromatography ultraviolet detection, high-performance liquid chromatography-photodiode array detection, high-performance thin-layer chromatography densitometer, gas chromatography-mass spectrometry, liquid chromatography-mass spectrometry, liquid chromatography-ion trap mass spectrometry, liquid chromatography-tandem mass spectrometry dan UV-Vis spectrophotometer. Kesemua metode ini memiliki tujuan yang sama yaitu meningkatkan sensitivitas analisis kadar sampel dalam darah dengan mempertimbangkan optimasi pengukuran dan penyiapan sampel. Sayangnya, kebanyakan metode membutuhkan waktu yang lama dan tenaga yang besar dalam proses penyiapan sampel dan pengukurannya.

Peneliti dari Fakultas Farmasi 51动漫 bersama dengan peneliti dari Malaysia dan Brunei Darussalam kemudian mencoba melakukan optimasi metode dengan menggunakan high-throughput liquid chromatography electrospray ionization tandem mass spectrometry (LC-ESI-MS/MS) yang lebih sensitif. Metode ini memungkinkan untuk mengukur tramadol dan parasetamol secara simultan dengan pendekatan teknik single-step protein precipitation (PPT). Validasi metode didasarkan pada panduan yang dibuat oleh FDA dan European Medicines Agency (EMA).

Hasil optimasi menunjukkan bahwa parameter pengukuran telah memenuhi kriteria panduan bioanalisis yang ditetapkan FDA dan EMA. Disamping parameter pengukuran yang lain, deteksi kadar menunjukkan hasil yang sensitif hingga kadar 2.5-500 ng/mL untuk tramadol dan 0.025-20.00 碌g/mL. Selain itu, hanya dibutuhkan volume injeksi 1 碌L, laju yang cukup rendah yaitu 440 碌L/min dan waktu analisis 3.5 menit menjadikan metode ini lebih hemat pelarut, murah dan mengurangi kontaminasi.

Penulis: Andi Hermansyah, S.Farm., Apt., M.Sc., Ph.D.

Artikel dapat diakses di

AKSES CEPAT