51动漫

51动漫 Official Website

Menangkal Diabetes dengan Aktivitas Fisik: Pelajaran dari Penelitian Terbaru

Ilustrasi pengecekan gula darah. (sumber: klikdokter.com)

Diabetes melitus, khususnya tipe 2, menjadi salah satu masalah kesehatan global yang terus meningkat. Penyakit ini tidak hanya mengganggu kualitas hidup, tetapi juga meningkatkan risiko komplikasi serius seperti penyakit jantung, gagal ginjal, dan kebutaan. Kabar baiknya, pencegahan diabetes sebenarnya bisa dilakukan melalui perubahan gaya hidup sederhana攕alah satunya dengan rutin melakukan aktivitas fisik.

Penelitian yang dimuat dalam Journal of Multidisciplinary Patient Care Research edisi terbaru ini menyoroti hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan risiko diabetes. Hasilnya cukup jelas: individu yang rutin berolahraga atau melakukan aktivitas fisik sedang hingga berat memiliki risiko jauh lebih rendah mengalami diabetes dibanding mereka yang kurang bergerak.

Aktivitas fisik yang dimaksud tidak hanya olahraga formal seperti jogging atau berenang, tetapi juga aktivitas sehari-hari seperti berjalan kaki, bersepeda, berkebun, atau membersihkan rumah. Semua gerakan ini membantu tubuh menggunakan glukosa lebih efisien dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Ketika kita bergerak, otot menggunakan gula darah sebagai sumber energi. Hal ini membantu menurunkan kadar glukosa darah dan mencegah resistensi insulin攄ua faktor kunci penyebab diabetes tipe 2. Selain itu, aktivitas fisik juga membantu menjaga berat badan ideal, mengurangi lemak perut, dan memperbaiki kesehatan pembuluh darah.

Penelitian ini sejalan dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyarankan orang dewasa melakukan minimal 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang per minggu, atau setara dengan 30 menit per hari selama lima hari. Intensitas sedang bisa berupa jalan cepat, bersepeda santai, atau menari.

Menariknya, aktivitas fisik tidak hanya bermanfaat untuk pencegahan diabetes, tetapi juga berdampak positif terhadap kesehatan mental. Orang yang rutin bergerak cenderung memiliki mood lebih baik, tingkat stres lebih rendah, dan kualitas tidur yang lebih baik.

Pesan dari penelitian ini sederhana: tetap aktif setiap hari. Tidak perlu langsung melakukan olahraga berat攜ang penting adalah konsistensi. Mulailah dengan langkah kecil seperti memilih naik tangga daripada lift, berjalan kaki ke warung, atau melakukan peregangan ringan di sela bekerja. Ingat, setiap gerakan berarti untuk kesehatan Anda di masa depan.

Jurnal ini bisa di akses pada :

Penulis :

Iffa Nabilaa, Betty Agustina Tambunana, Hartono Kahara, Supardi Supardic

AKSES CEPAT