51动漫

51动漫 Official Website

Mengembangkan Model Rehabilitasi Sosial Vokasional untuk Meningkatkan Kemandirian Aktivitas Instrumental Kehidupan Sehari-hari di Antara Orang-orang dengan Penyakit Mental

Foto oleh Lehigh University

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengembalikan orang dengan gangguan jiwa berat kepada masyarakat adalah mempersiapkan diri dengan cukup keterampilan sehingga mereka dapat kembali ke kehidupan yang produktif. Orang dengan penyakit mental mengacu pada individu yang mengalami perubahan perilaku dan memiliki psikologis dan biologis gangguan. Gangguan perilaku memiliki efek pada hubungan antara individu maupun dengan lingkungan.

Orang dengan penyakit jiwa berat (ODGJ) memiliki gejala seperti kehilangan motivasi diri dan tidak bertanggung jawab, kurang melakukan aktivitas, penurunan hubungan sosial, dan gangguan kemampuan dasar, terutama mengenai aktivitas kehidupan sehari-hari (ADL).

Salah satu upaya untuk mempersiapkan penderita gangguan jiwa adalah rehabilitasi sosial kejuruan. Rehabilitasi sosial kejuruan dapat mempersiapkan mereka dengan mengajarkan keterampilan yang memadai. Namun itu pelaksanaannya masih belum optimal. Proses evaluasi pelaksanaan rehabilitasi dapat dilakukan dengan mengukur setiap fase rehabilitasi yang terpisah.

Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah menganalisis pengaruh antar variabel dan mengembangkan model rehabilitasi sosial kejuruan untuk pasien dengan gangguan jiwa berat. Tahap kedua adalah membuat modul.

Model ini berfokus pada persiapan pasien sebelum berpartisipasi dalam rehabilitasi sosial vokasional agar memperoleh hasil yang maksimal hasil. Hasilnya difokuskan pada peningkatan pasien keterampilan. Selain itu, mereka mampu melakukan ADL instrumental secara mandiri.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang secara langsung mempengaruhi kemandirian ADL instrumental di antara orang-orang dengan gangguan jiwa berat, yaitu faktor perilaku yang dirasakan, retensi, motivasi, keterampilan, dan niat. Sementara itu, faktor lainnya yang secara tidak langsung mempengaruhi independensi ADL instrumental adalah sosio-demografis, kondisi penyakit mental, dukungan sosial, sikap terhadap perilaku, norma subjektif, fase perhatian, dan reproduksi motorik.

Salah satu temuan baru dari penelitian ini adalah keterampilan itu secara langsung memengaruhi kemandirian ADL instrumental tanpa melewati niat. Orang dengan penyakit mental dalam hal ini penelitian yang berbeda dari populasi umum. Studi ini adalah serupa dengan penelitian sebelumnya yang menyebutkan bahwa keterampilan dapat mempengaruhi instrumental ADL. Baik fisik, psikologis, dan psikososial kesehatan selama rehabilitasi sosial kejuruan memiliki efek yang baik pada proses belajar sosial, dimulai dari fase perhatian melalui retensi, reproduksi motorik, dan motivasi. Akhirnya dapat meningkatkan keterampilan tingkat yang lebih tinggi mereka juga.

Penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyebutkan bahwa memori akan meningkatkan skill.24 Skill juga akan menghasilkan ADL instrumental kemerdekaan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian ADL instrumental adalah kesehatan fisiologis, fungsi kognitif, dan fungsi psikososial.

Model rehabilitasi sosial kejuruan ketika digunakan pasien dengan penyakit jiwa harus memenuhi kriteria pasien sebelum digunakan dalam rehabilitasi. Rehabilitasi sosial vokasional dapat meningkat Independensi ADL instrumental. Dukungan keluarga yang baik di antara mereka dengan penyakit mental yang parah dapat meningkatkan produktivitas mereka. Pelaksanaan rehabilitasi sesuai modul dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga dan mengurangi tingkat kekambuhan.

Penulis: Wiwik Widiyawati, Ah. Yusuf, Shrimarti Rukmini Devy

Link:

AKSES CEPAT