51动漫

51动漫 Official Website

Mengungkap Dampak Polusi Dari Perdagangan Barang Dan Jasa Di Negara-Negara Afrika

sumber: detik.com
sumber: detik.com

Polusi, terutama di negara-negara kurang berkembang, akan diperburuk dan dipicu oleh perdagangan barang dan jasa luar negeri. Permintaan barang maupun jasa telah ditemukan memengaruhi polusi udara dan emisi karbon. Di Afrika, terdapat masalah lingkungan yang mengkhawatirkan, meliputi polusi udara dan air, polusi minyak dan energi, serta penurunan keanekaragaman hayat. Masalah-masalah ini tidak hanya spesifik untuk Afrika tetapi juga masalah global. Peningkatan populasi, urbanisasi, dan standar hidup yang lebih tinggi telah meningkatkan penggunaan energi, yang telah memicu polusi dan masalah lingkungan. Pertumbuhan populasi yang tinggi yang terkait dengan peningkatan kemiskinan telah berkontribusi terhadap polusi lingkungan.

Dalam hal kontribusi terhadap polusi, terutama polusi udara, negara-negara Afrika tetap menjadi yang paling kecil meskipun mereka melakukan pembakaran batu bara dalam jumlah besar, pembakaran kayu untuk keperluan rumah tangga, peningkatan industrialisasi, dan pertumbuhan populasi yang lebih tingg. Pembakaran kayu dan batu bara merupakan sumber energi utama di Afrika, dengan total penggunaan energi sebesar 70%. Pendorong pencemaran lingkungan lainnya adalah ekstraksi minyak mentah, karena lebih banyak negara Afrika bergantung pada minyak mentah, yang berfungsi sebagai sumber pendapatan dan devisa. Dalam eksplorasi minyak, penerapan teknik modern belum lazim, dan negara-negara tersebut menggunakan teknik yang lebih rentan menghasilkan polusi dan merusak lingkungan.

Peningkatan pendapatan harus sejalan dengan pengurangan tekanan pada penggunaan sumber daya dengan memulai daur ulang dan penggunaan kembali material bila memungkinkan. Oleh karena itu, untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan pengelolaan lingkungan, diperlukan praktik energi yang efisien dalam jaringan produksi benua ini. Untuk mengatasi masalah lingkungan yang terkait dengan perdagangan bebas, sebagaimana diamati dalam studi ini, benua ini harus mempertimbangkan peningkatan perdagangan dan regulasi lingkungan secara bersamaan. Perlu dirumuskan kebijakan yang menargetkan perdagangan yang memungkinkan benua ini mengeksplorasi keunggulan komparatif dalam ekspor dan produksi yang padat karya. Upaya harus diarahkan untuk meningkatkan efisiensi energi dengan memastikan bahwa teknik produksi hemat energi yang modern dan mutakhir serta rendah emisi karbon diadopsi di benua ini. Kebijakan harus diterapkan untuk mencegah negara-negara maju memanfaatkan keterbukaan pasar dan kebijakan lingkungan yang buruk untuk mengalihkan kegiatan polusi mereka ke benua Afrika.

JUdul :  Unraveling the pollution Haven effects of goods and services trade in African countries

Penulis  : Kabiru Hannafi Ibrahim , Rossanto Dwi Handoyo , Nur Istifadah , Achmad Solihin, Allen Pranata Putra and Abdul-Azeez Sani Baraya

Link :  link.springer.com/article/10.1007/s43621-025-02047-2

DOI :

AKSES CEPAT