Tata kelola perusahaan Indonesia itu sangat unik, karena negara ini menggunakan struktur dewan dua tingkat. Struktur ini terdiri dari dewan manajemen (dewan direksi) dan dewan pengawas (dewan komisaris). Keputusan strategis perusahaan publik dibuat oleh Dewan Direksi, yang diketuai oleh seorang CEO (Presiden Direktur). CEO, sebagai pemimpin puncak dan pembuat keputusan paling kuat, akan berusaha untuk menyelaraskan tujuan dan sasaran strategis perusahaan, termasuk pengelolaan sumber daya perusahaan. CEO bertanggung jawab atas operasi umum, perencanaan bisnis, dan laporan tahunan.
Pemilihan keputusan strategis dilakukan berdasarkan persepsi pimpinan terhadap berbagai pertimbangan terkait keputusan tersebut. Pengambil keputusan mempertimbangkan kondisi eksternal dan internal perusahaan dan individu menafsirkannya secara berbeda. Karakteristik eselon atas (top leader) mempengaruhi interpretasi ini yang meliputi aspek psikologis (basis kognitif dan nilai) serta berbagai karakteristik yang dapat diamati. Penelitian ini menggunakan teori eselon atas sebagai teori dasar mengingat pengambilan keputusan tentang pengelolaan sumber daya merupakan refleksi dari basis kognitif, nilai, dan karakteristik pimpinan puncak yang dapat diamati.
Optimisme adalah faktor kepribadian yang erat kaitannya dengan faktor kepribadian lainnya. Perusahaan dengan CEO serakah mengambil risiko berlebihan karena mereka optimis bahwa apa yang mereka lakukan akan menghasilkan hasil yang lebih baik bagi mereka. Demikian juga, CEO yang memiliki narsisme tinggi dan terlalu percaya diri akan melihat diri mereka sebagai orang yang sangat optimis tentang masa depan. Hal ini konsisten dengan penelitian yang telah menunjukkan bahwa manajer yang sangat optimis cenderung memiliki harapan optimis untuk hasil di masa depan, percaya bahwa hasil ini akan bermanfaat di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh optimisme CEO terhadap asimetri cost behavior, yaitu cost stickiness (CS). Kondisi lengket terjadi ketika kenaikan biaya akibat kenaikan penjualan lebih besar daripada penurunan biaya selama penurunan penjualan.
Methods and Discussion
Data variabel optimisme dan kontrol yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari laporan tahunan perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, selain perusahaan keuangan (Kode 8). Perusahaan keuangan memiliki format laporan laba rugi yang berbeda dan memiliki aturan kaku yang berkaitan dengan manajemen biaya, sehingga belum digunakan dalam penelitian ini. Periode observasi yang digunakan adalah tujuh tahun antara tahun 2011 dan 2017 karena berkaitan dengan ketersediaan laporan tahunan. Penelitian ini menggunakan ukuran optimisme pemimpin perusahaan sebagai pengambil keputusan. Agar mereka dapat digunakan dalam analisis ini, kriteria untuk CEO yang dapat diambil sampelnya adalah sebagai berikut: tidak ada perubahan atau penggantian CEO di tahun-tahun yang bersangkutan, mengingat bahwa penelitian ini mengukur optimisme selama tahun-tahun tersebut; dan data terkait usia CEO (preferensi risiko) dapat diperoleh dengan mudah dan andal, baik dari laporan tahunan perusahaan maupun sumber lain, seperti situs web Bloomberg dan idx.co.id. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh sebanyak 577 pengamatan tahun firma dari 194 perusahaan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, ketika terjadi peningkatan aktivitas, total biaya menunjukkan peningkatan; Tetapi ketika ada penurunan aktivitas, total biaya juga meningkat. Penelitian ini telah menunjukkan peran eselon atas dalam memicu asimetri perilaku biaya, khususnya pengaruh optimisme CEO. Meskipun hanya terbukti konklusif dalam hal karakteristik optimisme, hasil ini setidaknya berkontribusi pada teori eselon atas, yang menyatakan bahwa karakteristik pemimpin individu mempengaruhi pengambilan keputusan strategis perusahaan. Pengaruh CEO terkait dengan perilaku individu, sehingga hasil penelitian saat ini juga berkontribusi pada ilmu akuntansi perilaku.
Penulis: Prof. Dian Agustia, S.E., M.Si., Ak., CMA., CA
Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:
Krisnadewi, K. A., Agustia, D., & Soewarno, N. (2023). CEOs™ Optimism in Cost Behavior Asymmetry: A Content Analysis. International Journal of Economics and Management, 17(1), 37-51.





