Cara-cara yang digunakan untuk mendidik mahasiswa secara konsisten mengalami perubahan di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin meningkat ini. Untuk mendidik mahasiswa secara memadai bagi dunia bisnis global, Universitas, khususnya Fakultas-fakultas di bidang bisnis maupun manajemen, perlu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.
Integrasi teknik pengajaran Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence) ke dalam konteks yang kaya akan teknologi merupakan strategi yang relatif baru dan semakin populer. Pada tahun 1983, Howard Gardner memunculkan gagasan tentang kecerdasan majemuk, yang mendalilkan bahwa setiap orang memiliki berbagai jenis kecerdasan dan pendekatan dalam belajar. Di sisi lain, teknologi menawarkan berbagai macam alat dan platform baru yang dapat mengakomodasi beberapa gaya belajar yang berbeda. Penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran menjadi suatu keharusan untuk dapat meningkatkan efektifitas hasil pembelajaran tersebut.
Dalam lingkungan pembelajaran digital abad ke-21, teknologi menyediakan beragam platform dan alat bantu untuk memenuhi tipe kecerdasan spesifik setiap mahasiswa, sehingga memperkaya pengalaman belajar Penggunaan Virtual reality (VR), misalnya, mulai diadopsi dalam pemmbelajaran karena dianggap dapat meningkatkan kecerdasan spasial, sementara forum online dapat merangsang kecerdasan interpersonal (Shonfeld et al., 2021).
Dalam ranah pendidikan manajemen dan bisnis yang dinamis, sudah menjadi keharusan untuk merangkul gaya belajar yang beragam dan memanfaatkan potensi teknologi, dan bukan hanya sebagai pilihan (Irgang dos Santos et al., 2022; Zhou, 2020). Integrasi pendekatan pedagogis yang menggunakan Strategi Pengajaran Kecerdasan Majemuk bersama dengan Lingkungan yang Diperkaya Teknologi merupakan hal yang sangat penting dalam situasi ini.
Pendekatan ini menyesuaikan proses pendidikan untuk mengakomodasi berbagai jenis kecerdasan, mulai dari kecerdasan logis-matematis dan linguistik, yang merupakan hal mendasar dalam berbagai bidang seperti manajemen keuangan dan komunikasi perusahaan, hingga kecerdasan interpersonal dan intrapersonal, yang sangat penting dalam kepemimpinan dan dinamika tim (Vincent et al., 2002). Melalui penerapan pendekatan pedagogis ini, para pengajar dapat menjamin kemajuan yang komprehensif bagi para calon manajer perusahaan, memberdayakan mereka untuk unggul dalam berbagai aspek tanggung jawab profesional mereka.
Selain itu, penggunaan teknologi menawarkan peluang nyata untuk pengalaman langsung dengan alat dan platform digital yang semakin penting dalam pengaturan bisnis kontemporer (Allen, 2020). Di era digital, mahasiswa memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan berbagai alat teknologi seperti analisis big data (Attaran et al., 2018), virtual collaboration tool (M眉ller & Wulf, 2020), dan platform pemasaran digital (G贸mez Sierra, 2020).
Keterlibatan ini tidak hanya mendorong efikasi diri dan kepercayaan diri, tapi juga berkontribusi pada pengembangan literasi digital, sebuah keterampilan yang sangat penting di masyarakat saat ini (Ahamad et al., 2021). Penerapan Strategi Pengajaran Kecerdasan Majemuk dalam Lingkungan yang diperkaya dengan teknologi dapat secara efektif meningkatkan hasil pembelajaran di bidangn bisnis & manajemen, sehingga dapat menghasilkan lulusan-lulusan yang mempunyai dan mempunyai kompetensi dibidang bisnis & manajemen dengan kemampuan teknologi yang kuat untuk bersaing di tingkat global.
Untuk membuktikan pandangan ini, maka dilakukan penelitian yang melibatkan mahasiswa program sarjanaTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana mengintegrasikan gaya pengajaran kecerdasan majemuk dengan pengaturan pembelajaran berteknologi canggih mempengaruhi efikasi diri, kepercayaan diri, dan hasil belajar mahasiswa bisnis & manajemen yang terdaftar dalam mata kuliah bisnis internasional. Sesuai dengan teori kecerdasan majemuk, konten mata kuliah telah diubah menjadi kegiatan di dalam dan di luar kelas di mana siswa dan instruktur dapat menggunakan teknologi secara efektif. Dalam penelitian ini, diskusi akan dibangun dalam konteks pengaruh teknologi terhadap hasil yang mungkin terjadi.
Mahasiswa yang terdaftar pada mata kuliah Bisnis Internasional, berjumlah 276, pada suatu perguruan tinggi swasta di Taiwan diminta untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Mereka dapat menggunakan ponsel pintar selama proses pelaksanaan perkuliahan. Mahasiswa juga dapat membawa komputer mereka sendiri ke dalam kelas jika mereka menginginkannya. Di dalam kelas, komputer dan perangkat presentasi yang akan digunakan oleh tenaga pengajar telah disiapkan. Di akhir perkuliahan, mahasiswa mengisi kuesioner “skala pengajaran dengan pendekatan kecerdasan majemuk”, “skala efikasi diri”, dan “skala kepercayaan diri belajar” untuk menganalisis perubahan siswa dalam belajar. Sebanyak 269 survei yang lengkap diikutsertakan dalam penelitian ini.
Temuan dari penelitian ini menunjukkan keunggulan dari pendekatan pedagogis ini, dengan teknologi dan kecerdasan majemuk yang berfungsi sebagai katalisator untuk meningkatkan konsep diri, kemampuan, dan motivasi siswa, dan pada akhirnya meningkatkan hasil pembelajaran. Temuan ini menunjukkan peran penting dari ekspektasi yang tinggi dan perubahan perspektif dalam memupuk konsep diri yang positif serta meningkatkan motivasi dan kemampuan siswa. Dengan beragam alat dan sumber daya digital, teknologi memainkan peran penting dalam memfasilitasi perubahan ini. Virtual tour, ujian online, presentasi digital, dan platform digital kolaboratif merupakan beberapa alat yang berhasil digunakan untuk memperluas perspektif siswa dan meningkatkan pemahaman mereka tentang konsep bisnis yang kompleks.
Untuk pendidikan dibidang bisnis & manajemen, ada kebutuhan untuk membuat penggunaan teknologi menjadi lebih efektif. Hal ini dapat dilakukan dengan memasukkan lebih banyak aktivitas digital langsung yang meniru skenario bisnis di dunia nyata, seperti simulasi bisnis virtual atau analisis data menggunakan business intelligence tool. Selain itu, alat digital yang mendorong kolaborasi, seperti online brainstorming platform, dapat digunakan secara lebih luas untuk meningkatkan keterampilan interpersonal, yang sangat penting dalam bidang bisnis.
Penulis: Sri Gunawan
Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:
Gunawan, S., & Shieh, S.-J. (2023), Enhancing Business Students’ Self-Efficacy and Learning Outcomes: A Multiple Intelligences and Technology Approach, Contemporary Educational Technology, 15(4), ep.470





