51动漫

51动漫 Official Website

Pengaruh Kombinasi Probiotik dan Ekstrak Daun Kelor terhadap Asupan Nutrisi pada Itik

Penggunaan Antibiotic growth promoters (AGP) pada unggas dapat menyebabkan terjadinya residu pada hasil produk ternak, baik produk telur atau daging. Penggunaan AGP juga menimbulkan resistensi mikroba terhadap antibiotik yang dapat mempengaruhi kesehatan unggas, penekanan terhadap sistem kekebalan, akumulasi residu. Akibat dampak negatif yang ditimbulkan dengan penggunaan antibiotika, maka telah dilakukan beberapa penelitian untuk menemukan bahan alternatif pengganti antibiotika antara lain probiotik. Probiotik dapat digunakan untuk meningkatkan performance produksi .  Bahan alami lain seperti herbal obat, prebiotik, dan sinbiotik merupakan alternatif yang juga dapat digunakan sebagai antibiotik. Herbal juga digunakan untuk meningkatkan performa pertumbuhan ternak unggas. Pembatasan penggunaan antibiotik dan bahan-bahan kimia untuk pemacu pertumbuhan dapat menurunkan residu pada suatu hasil produk ternak, terutama pada produk unggas seperti telur dan daging.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi probiotik dan ekstrak Moringa oleifera (M. oleifera) terhadap konsumsi nutrient pakan pada itik. Penelitian ini menggunakan 48 ekor itik Peking. Konsentrasi probiotik yang digunakan adalah 1,2 x 108 CFU/ml. Perlakuan ini dibagi menjadi 4 perlakuan terdiri dari P0 (kontrol), P1 (0,4% probiotik), P2 (0,4% ekstrak M. oleifera) dan P3 (0,2% probiotik + 0,2% ekstrak M. oleifera). Data dianalisis secara statistik dengan Analysis of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi pakan bahan kering, bahan organik, protein kasar, lemak kasar, serat kasar dan ekstrak bebas nitrogen tidak berbeda nyata (p>0,05) antara semua perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa penambahan kombinasi probiotik dan ekstrak M. oleifera dapat digunakan untuk mempertahankan konsumsi nutrient dan aman bagi kesehatan itik.

Penulis: Widya Paramita Lokapirnasari

Link artikel:

AKSES CEPAT