51动漫

51动漫 Official Website

Pengaruh Pakan Buatan Berbahan Baku Lokal Terhadap Performa Ikan Gurame

DKPP Kab Buleleng

Ikan gurame merupakan ikan asli perairan Indonesia yang sudah dikenal oleh semua kalangan. Ikan ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena rasanya yang lezat. Sayangnya, produksi ikan gurame relatif terbatas dan harganya mahal. Hal ini dikarenakan masa pemeliharaan ikan tersebut yang lama, hingga 1-2 tahun, untuk bisa dipanen dan dikonsumsi. Salah satu komponen terbesar dalam kegiatan budidaya ikan gurame adalah pakan yang menunjang kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan. Pakan membutuhkan biaya 50-70% dari seluruh total biaya produksi. Oleh karena itu, penggunaan pakan alternatif dengan pakan buatan sendiri dengan menggunakan bahan baku lokal diharapkan dapat menekan biaya produksi untuk kegiatan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan bahan baku lokal yang diformulasikan untuk membuat pakan yang sesuai untuk budidaya ikan gurame ditinjau dari performa (berat, kelangsungan hidup dan Feed Conversion Ratio) serta menganalisis biaya produksi pakannya.

Bahan yang digunakan untuk pembuatan pakan adalah tepung limbah ikan lele, tepung jagung, tepung bungkil kedelai, tepung dedak yang dicampur dan dipastikan kandungan proteinnya dengan analisis proksimat. Semua bahan tersebut diperoleh dari Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Ikan gurame yang digunakan berasal dari Kelompok Budidaya Ikan Mina Agung Lestari Lampung dengan ukuran 5 gram dan 1-3 cm. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dengan tiga ulangan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah A: pakan dengan kadar protein 30%, B: pakan dengan kadar protein 33%, C: pakan dengan kadar protein 36%, D: kontrol dengan pakan komersial. Setiap perlakuan diisi 30 ekor ikan. Pakan diberikan tiga kali sehari yaitu pada pukul 07.00, 12.00, dan 17.00. Untuk sampling pertumbuhan dilakukan dengan mengambil sebanyak 30% dari total populasi dalam wadah penelitian sementara bobot badan ikan gurame dihitung menggunakan timbangan digital dengan ketelitian 0,01 serta pengambilan sampel dilakukan setiap 10 hari sekali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan pakan A, B, dan C menghasilkan pertumbuhan yang sama dengan pakan komersial. Perlakuan pakan A juga menghasilkan biaya produksi pakan yang paling rendah dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Hal ini dapat disimpulkan bahwa pakan A merupakan pakan yang terbaik untuk budidaya ikan gurame karena harganya yang rendah serta hasil produksi yang sama dengan pakan komersial.

Penulis: Muhammad Browijoyo Santanumurti, S.Pi., M.Sc.

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

Santanumurti, M. B., Nugroho, A. K., Santoso, L., & Hudaidah, S. (2022, July). Study of Different Protein Content of Feeding of Local Raw Materials on Gourami Fish (Osphronemus goramy Lac.) Aquaculture Performance. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 1036, No. 1, p. 012119). IOP Publishing.;

AKSES CEPAT