51动漫

51动漫 Official Website

Peningkatan Produktivitas Ctenopoma dengan Pakan yang Berbeda

Foto by CJ Aquatic

Ikan Ctenopoma (Ctenopoma acutirostre) merupakan salah satu ikan hias yang populer di masyarakat. Hal ini dikarenakan ikan hias ini memiliki bentuk tubuh yang bagus serta memiliki pasar dalam negeri dan ekspor ke luar negeri. Akan tetapi, produksi ikan Ctenopoma pada tahun 2014 mengalami penurunan menjadi 11.779.370 ekor atau sekitar 19,24% dari tahun 2013. Penurunan produksi ini disebabkan oleh serangan penyakit, perubahan cuaca, tingkat kelangsungan hidup larva yang rendah, dan kurangnya ketersediaan pakan alami dalam jumlah yang tepat untuk pertumbuhan ikan Ctenopoma yang optimal. Menurut penelitian sebelumnya, pemberian pakan alami ulat sutera pada ikan Ctenopoma menunjukkan hasil pertumbuhan terbaik dengan feeding rate 8%. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian berbagai jenis pakan untuk peninkatan produktivitas ikan Ctenopoma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian pakan yang berbeda terhadap laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan Ctenopoma.

Bibit ikan ctenopoma yang digunakan dalam dalam penelitian ini berukuran 3 cm. Pakan alami (ulat sutra, cacing darah beku, artemia beku, daphnia beku), dan pakan komersial diperoleh dari IPB (Institut Pertanian Bogor). Penelitian ini dilakukan selama 60 hari dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah A (pakan ulat sutra), B (pakan cacing darah beku), C (pakan artemia beku), D (pakan daphnia beku), dan E (pakan komersial PF-500). Setiap perlakuan menggunakan 20 ekor benih ikan ctenopoma. Pemberian pakan dilakukan dua kali sehari pada pukul 08.00 dan 16.00. Jumlah pakan alami yang diberikan adalah 12% dari biomassa ikan sementara pakan komersial adalah 3% dari biomassa. Hasil penelitian menunjukkan Perlakuan A (ulat sutera )menghasilkan pertumbuhan tertinggi dengan bobot 1,94 gram, SGR (Specific Growth Rate) 2,28%, dan panjang 1,38 cm meskipun tidak menunjukkan perbedaan tingkat kelangsungan hidup.

Penulis: Muhammad Browijoyo Santanumurti, S.Pi., M.Sc.

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

Santanumurti, M. B., Alfarisi, L., Santoso, L., & Hudaidah, S. (2022, July). The effect of different feed on Ctenopoma (Ctenopoma acutirostre) production through survival rate and growth. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 1036, No. 1, p. 012050). IOP Publishing.;

AKSES CEPAT