51动漫

51动漫 Official Website

Penilaian Risiko Penerapan Nanopartikel dalam Industri

Penilaian Risiko Penerapan Nanopartikel dalam Industri
Sumber: jawa Pos

Penerapan nanopartikel telah diterapkan di bidang industri dunia terutama selama dua dekade terakhir. Nanopartikel (NP) telah mengalami kemajuan yang signifikan dalam berbagai bidang seperti obat-obatan, penelitian biomedis, kosmetik, makanan laut, pengemasan, industri, dan terutama di bidang sistem pengiriman obat-obatan. Namun disisi lain, nanopartikel dapat menimbulkan berbagai ancaman terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Meningkatnya penggunaan material ini pada semua aspek kehidupan menyebabkan efek negatif ke lingkungan. Penilaian risiko nanopartikel di lingkungan memerlukan suatu reaktivitas, persistensi mobilitas, dan toksisitas lingkungannya. Hal ini adalah suatu upaya untuk menyajikan efek berbahaya dari bahan nano terhadap kesehatan manusia dan lingkungannya. Sampai saat ini hanya sejumlah kecil saja teknik investigasi kuantitatif untuk mengukur bahaya nanopartikel, yang mengakibatkan sangat kurangnya pengetahuan tentang efek di lingkungan. Hasil dari studi ekologi membuktikan bahwa beberapa nanopartikel mempunyai dampak khusus bagi organisme. Langkah penilaian risiko nanopartikel dimulai dari pengungkapan jenis nanopartikel dan fungsinya. Penting untuk menyadari bahwa banyak nanopartikel yang digunakan dalam proses industri yang fungsional. Oleh karena itu, upaya terbaru telah difokuskan untuk menggambarkan toksisitas bahan nano tersebut terhadap lingkungan, termasuk manusia, kehidupan akuatik, udara, dan tanah. Nanopartikel berdampak buruk terhadap ekosistem dan menimbulkan reaksi yang kompleks dan beragam di berbagai sistem lingkungan. Karena penggunaannya yang luas di berbagai industri, nanopartikel telah menyebar luas ke dalam lingkungan, menyebabkan tingginya tingkat paparan terhadap manusia di lingkungan; manusia adalah organisme hidup yang sangat berinteraksi. Nanopartikel ini berdampak pada manusia baik secara internal maupun eksternal.
Meskipun beberapa penelitian telah mengeksplorasi perilaku dampak nanopartikel terhadap lingkungan, perilaku partikel-partikel ini belum sepenuhnya dipahami. Sebagian besar literatur yang ada menyoroti manfaat nanopartikel, dengan hanya informasi umum dan terbatas mengenai aspek bahayanya. Oleh karena itu, penting untuk menyelidiki dampak nanopartikel terhadap lingkungan secara lebih menyeluruh untuk memahami sepenuhnya dampaknya terhadap manusia dan ekosistem. Meskipun tidak ada produk, baik makanan atau obat-obatan, yang memiliki kemurnian dan keamanan 100%, penting untuk memiliki pemahaman komprehensif tentang sumber, potensi risiko, penilaian risiko, dan interaksi nanopartikel terhadap lingkungan. Sekalipun nanopartikel mempunyai dampak berbahaya yang minimal, faktor-faktor ini harus dievaluasi secara hati-hati sebelum digunakan secara luas. Selain itu, sebelum nanopartikel disetujui untuk dipasarkan setelah uji klinis, interaksinya dengan biomolekul dan potensi efek berbahaya harus dijelaskan secara menyeluruh. Konsentrasi dan pedoman yang tepat untuk penggunaan yang aman harus diuraikan dengan jelas dalam informasi produk. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menilai paparan dan dampak berbagai nanopartikel, khususnya yang banyak digunakan dalam proses industri.

Penulis: Teguh Hari Sucipto, Aisha Siddiqua, Perviaz Ali, Saifur Rehman, dkk

Judul Artikel: Risk Assessment of Implementations of Nanoparticles- A Comprehensive Review

Informasi detail tentang artikel ilmiah ini dapat dilihat di:

AKSES CEPAT