Pengasuhan anak seringkali di 渁sumsi kan hanya di masa kanak kanak. Remaja sering dianggap lebih fokus ke orang diluar keluarganya, sehingga tidak perlu keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Namun dari beberapa penelitian, ternyata justru masa remaja membutuhkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Memahami pengasuhan ayah dalam konteks remaja adalah hal yang sangat penting. Dengan mengadopsi pendekatan ekologis, masalah remaja dapat dikaitkan dengan pola keluarga internal. Pengasuhan ayah adalah salah satu pola keluarga yang dapat memberikan gambaran umum tentang gambaran keseluruhan remaja. Kehadiran figur ayah dalam kehidupan remaja memengaruhi kepuasan hidup mereka dalam krisis.
Dalam studi longitudinal Flauri dan Buchanan menemukan bahwa kehadiran seorang ayah dalam kehidupan seorang remaja berusia 16 tahun membantunya menghadapi dan mengatasi stres yang dihadapinya di sekitar usia 30 tahun. Beberapa penelitian juga telah menyoroti hubungan positif antara harga diri remaja dan kehadiran ayah dalam kehidupan mereka. Kehadiran dan keterlibatan seorang ayah dalam kehidupan remaja merupakan faktor penting dalam perkembangan mereka, dan kurangnya figur ayah memiliki implikasi khusus bagi kaum muda. Berdasarkan tinjauan sebelumnya, maka perlu dilakukan untuk memvalidasi NFS yang dikembangkan oleh Finley dan Schwartz dalam konteks remaja Indonesia. Skala pengasuhan ayah (NFS) yang memiliki beberapa dimensi ini terbukti dan tercantum dalam jurnal yang terbit ini. Diharapkan dapat membantu dalam perumusan kebijakan khusus dan juga bermanfaat bagi peneliti selanjutnya. Khususnya di Indonesia.
Penulis: Dr. Dewi Retno Suminar, Dra., M.Si.
Link:
Baca juga: Media Sosial dan Hubungannya dengan Harga Diri Di Antara Remaja





