51动漫

51动漫 Official Website

Peran Ekstrak Kacang Hijau Robusta dalam Menurunkan Kadar Il-1尾 padaSel Punca Pulp Gigi (Dpsc) Diinduksi

Periodontitis merupakan penyakit menular yang ditandai dengan peradangan pada jaringan periodontal, kehilangan perlekatan, dan kerusakan tulang alveolar dan merupakan penyakit mulut itu menempati urutan pertama dalam buku rekor dunia tahun 2001 sebagai yang terbanyak penyakit yang umum dialami manusia. Menurut WHO, penyakit inflamasi menduduki peringkat teratas ancaman terbesar terhadap kesehatan penduduk dunia. Adanya proses inflamasi pada jaringan periodontal sebagai respon terhadap induksibakteri plak dan produknya menyebabkan kerusakan pada semua komponen jaringan periodontal, sehingga mengakibatkan gigi kerugian. Pada prinsipnya pengobatan periodontitis ditujukan pada mencapai regenerasi jaringan periodontal, yaitu pembentukan sementum dan tulang alveolar baru, perlekatan fungsional serat ligamen periodontal, dan gingiva normal. Selain itu, keberhasilan terapi periodontitis tidak hanya ditunjukkan oleh memperbaiki parameter klinis, tetapi juga dengan mencegah kemungkinan kambuhnya peradangan. Karena itu, diperlukan pengobatan yang tidak hanya mampu beregenerasi jaringan tetapi juga mencegah terjadinya peradangan.

Terapi rekayasa jaringan berbasis sel induk berkembang pesat muncul sebagai strategi potensial untuk jaringan periodontal regenerasi karena kemampuan pembaharuan diri dan kapasitas diferensiasi multilineage. Beberapa sumber sel induk yang dikonfirmasi yaitu mesenkimsel induk dari jaringan pulpa gigi atau yang disebut dengan Dental Pulp Stem Cell (DPSC), ada bermacam-macam keuntungan. Berdasarkan sumber yang tersedia, DPSC bisa mudah dikumpulkan dari gigi permanen yang dicabut bahwa mereka diperoleh dengan cara invasif minimal dan cara yang relatif aman.

Beberapa penelitian telah mengkonfirmasi hal itu DPSC memiliki angiogenik, neurogenik, dan potensi regeneratif dibandingkan dengan sumsum tulang dan sel induk adiposa, sehingga membuat DPSC menjadi fleksibel sumber sel induk alternatif untuk terapi seluler. Studi in vivo melaporkan bahwa DPSC memiliki potensi untuk terapi regeneratif periodontal dengan menyediakan hasil optimal perbaikan tulang, pembentukan sementum, dan ligamen periodontal di sekitar kerusakan tulang. DPSC juga efektif dalam meningkatkan regenerasi tulang di pengobatan cacat intrabony dan soket pelestarian. Namun, keberadaan bakteri racun, seperti Lipopolisakarida (LPS) dari P. gingivalis pada jaringan periodontal dapat mempengaruhi keberhasilannya DPSC dalam regenerasi jaringan periodontal. Beberapa penelitian melaporkan bahwa LPS P. gingivalis merangsang sekresi sitokin proinflamasi seperti IL-1尾 dan TNF-伪 secara berlebihan sehingga menghambat proliferasi dan diferensiasi sel induk osteogenik. Hal ini berdampak pada tertundanya keberhasilan perawatan periodontal.

Selain kelebihan sel punca sebagai periodontal terapi regeneratif, terapi ini juga harus bisa mengontrol kemungkinan peradangan berlebihan itu terjadi dan mencegah keparahan dan perkembangan penyakit. Terapi sel induk digunakan pada pasien dengan periodontitis. Oleh karena itu, penambahan zat terapeutik dapat membantu DPSC melawan potensi peradangan berlebihan di perawatan periodontal perlu dikaji lebih lanjut sehingga dapat meningkatkan keberhasilan periodontal terapi regenerasi.

Asam klorogenat dikenal sebagai anti-inflamasi, antioksidan, antimikroba, antijamur, dan antivirus. Eksperimen in vitro dan in vivo mengungkapkan hal itu asam klorogenat adalah anti-inflamasi yang efektif, agen antipiretik, dan analgesik. Asam klorogenat adalah terdapat pada biji-bijian dan kacang-kacangan. Namun kandungannya paling tinggi asam klorogenat dapat ditemukan dalam biji kopi Robustagreen, yaitu 6,1-11,3%. Jumlah ini merupakan kandungan terbesar dibandingkan dengan sumber lain. Kacang hijau Robusta juga mengandung beberapa anti- senyawa inflamasi, termasuk kafein, caffeic asam, dan trigonelin. Komponen kimia tersebut adalah sumber anti inflamasi yang baik bagi tubuh. Namun kandungan anti inflamasinya paling tinggi Senyawa dalam kacang hijau Robusta bersifat klorogenik acid. Selain anti inflamasi yang tinggi senyawa dalam biji kopi Robustagreen, Robusta Green kacang-kacangan merupakan komoditas utama dan terbesar di Indonesia Ketersediaannya yang sangat melimpah di Indonesia menjadikannya sumber jenis ini mudah diperoleh. Kandungan anti inflamasinya tinggi dan melimpah ketersediaan bahan menjadi latar belakangnya peneliti dalam memanfaatkan ekstrak kacang hijau untuk meningkatkan kekuatan anti-inflamasi DPSC. Penggunaannya untuk meningkatkan kekuatan anti-inflamasi sel induk adalahmasih belum dipahami dengan baik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang efek anti-inflamasi ekstrak kacang Robustagreen pada DPSC yang diinduksi oleh LPS P. gingivalis. Induksi LPS P. gingivalis bertujuan untuk menciptakan lingkungan mikro inflamasi. Anti inflamasi Efeknya terlihat dengan mengukur kadar IL-1尾 sitokin pada 24, 48, dan 72 jam pengamatan.

Oleh. Irma Josefina Savitri

Jurnal: The Role of Robusta Green Bean Extract in Decreasing Il-1? Levels on Dental Pulp Stem Cells (Dpsc) Induced by Lps Porphyromonas Gingivalis

AKSES CEPAT