Kepemimpinan transformasional telah diakui sebagai faktor penting dalam mempengaruhi kinerja perusahaan dengan meningkatkan inovasi karyawan. Dengan membina lingkungan kerja positif yang mendorong berbagi pengetahuan dan mendukung budaya inovasi, seorang pemimpin yang baik dapat secara positif mempengaruhi efikasi diri karyawan, memfasilitasi identifikasi sosial dalam kelompok, dan menghubungkan nilai-nilai mereka dengan nilai-nilai organisasi. Studi terbaru menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memfasilitasi kapasitas penyerapan dengan menciptakan lingkungan yang mendukung untuk berbagi pengetahuan, memungkinkan organisasi untuk mengenali dan menggunakan keahlian eksternal perusahaan.
Sejauh mana keterlibatan kapasitas penyerapan dalam korelasi antara kepemimpinan transformasional dan kewirausahaan perusahaan dalam institusi layanan kesehatan masih kurang terdokumentasi. Organisasi yang berinvestasi dalam menggabungkan pengetahuan eksternal cenderung unggul dalam bereaksi terhadap perubahan keadaan lingkungan dan menciptakan barang-barang inovatif yang memenuhi permintaan pasar.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepemimpinan transformasional (TL), kapasitas penyerapan (AC), dan kewirausahaan perusahaan (CE) di institusi layanan kesehatan yang berlokasi di Uni Emirat Arab (UEA). Temuan penelitian menunjukkan bahwa TL memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap AC dan CE. Hasil ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang telah mendokumentasikan dampak menguntungkan dari TL terhadap hasil organisasi. Lebih lanjut, penelitian ini juga menemukan bahwa AC memediasi hubungan antara TL dan CE. Temuan ini menyiratkan bahwa pengaruh positif TL terhadap CE sebagian dapat dikaitkan dengan perkembangan AC dalam organisasi. Dengan membangun kapasitas penyerapan, manajer layanan kesehatan dapat meningkatkan kemampuan organisasi mereka untuk mengenali, mengintegrasikan, dan menerapkan informasi dan ide baru untuk meningkatkan aktivitas kewirausahaan mereka. Hal ini pada akhirnya dapat berkontribusi pada kinerja yang lebih baik, peningkatan daya saing, dan hasil pasien yang lebih baik.
Penelitian sebelumnya telah menekankan pentingnya pertukaran dan penggabungan pengetahuan yang baru diperoleh dengan pengetahuan yang sudah ada untuk menciptakan hasil inovatif, seperti produk dan layanan baru, yang sangat berbeda dari portofolio organisasi saat ini. Dengan mengkaji peran mediasi kapasitas penyerapan, penelitian ini berupaya memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang mekanisme yang mendasari kepemimpinan transformasional dan hubungan kewirausahaan perusahaan di institusi layanan kesehatan.
Penulis: Prof. Dr. Tika Widiastuti, S.E., M.Si.
Sumber: Samer Ali Al-Shami, Salama Jamal Rafeea, Massila Kamalrudin, Tika Widiastuti & Abdullah Al Mamun (2023) The mediating role of absorptive capacity in the relationship between transformational leadership and corporate entrepreneurship, Cogent Business & Management, 10:2,





