Sindroma Williams adalah gangguan multisistemik dengan gambaran khas meliputi pertumbuhan abnormal (perawakan pendek), berbagai tingkat kecacatan intelektual, dan penyakit jantung bawaan. Sindroma Williams ini terjadi pada sekitar 1 dari 10.000 kelahiran hidup, tetapi bisa lebih tinggi karena tidak terdiagnosis. Manifestasi sindroma williams dalam rongga mulut adalah gigi berdesakan, crossbite anterior, hipoplasia email, malformasi gigi, dan karies gigi.
Karies gigi merupakan masalah rongga mulut yang paling umum dan menyebabkan penurunan kualitas hidup seseorang, baik secara estetis maupun fungsional. Dokter gigi anak bertugas merawat anak berkebutuhan khusus terutama bila dibutuhkan penanganan kasus yang kompleks. Perawatan gigi pada anak dengan kelainan jantung harus dilakukan dengan hati-hati, mengingat kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko endokarditis infektif. Perawatan gigi harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan ahli jantung untuk membantu menentukan prosedur perawatan, seperti pemberian antibiotik profilaksis.
Perawatan gigi komprehensif dibawah anestesi umum direkomendasikan untuk anak dengan kelainan jantung, terutama pada kasus karies multipel. Anestesi umum mengacu pada hilangnya refleks pelindung yang membuat seseorang tidak sadarkan diri setelah pemberian obat anestesi dengan mempertahankan jalan napas dan respons terhadap stimulus. Pemberian anestesi umum untuk merawat anak berkebutuhan khusus dapat meningkatkan kualitas perawatan gigi, terutama mencegah anak dari stres.
Oleh: Tania Saskianti, drg., Ph.D., Sp.KGA, K-AIBK
Link:





