Kulit merupakan organ tubuh yang paling besar dan memiliki banyak peran penting, seperti melindungi organ dan jaringan dalam tubuh dari ancaman lingkungan, kimia, dan biologis; menyerap dan mengeluarkan kelebihan air; membentuk keratin, vitamin D, dan pigmen; menerima sinyal dari sistem saraf; dan mengatur suhu tubuh. Malformasi atau cedera yang membahayakan integritas kulit dapat menyebabkan masalah besar atau bahkan kematian. Penyembuhan luka merupakan proses fisiologis penting pada kulit manusia yang memfasilitasi perbaikan kerusakan dan pemeliharaan homeostasis. Komplikasi atau infeksi yang mungkin terjadi dapat berakibat fatal jika pasien tidak pulih dalam waktu yang ditentukan. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan biomaterial yang memfasilitasi regenerasi jaringan dan menunjukkan sifat biologis yang kuat. Kami melakukan metaanalisis uji coba terkontrol acak untuk membandingkan kombinasi penggantian kulit dan cangkok kulit dengan cangkok kulit saja untuk perawatan luka, yang dinilai menggunakan Vancouver Scar Scale.
Penelitian ini mengikuti pedoman khusus untuk mengumpulkan dan menganalisis bukti. Pedoman ini diuraikan dalam dokumen yang disebut PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analysis).
Meta-analisis ini menggunakan berbagai basis data, termasuk PubMed, ProQuest, Web of Science, Science Direct, Scopus, EBSCOhost, dan ClinicalTrials.gov, untuk melakukan pencarian komprehensif terhadap uji coba terkontrol acak yang membandingkan efektivitas gabungan pengganti kulit dan cangkok kulit dengan cangkok kulit saja dalam perawatan luka. Hasilnya terutama terdiri dari fitur parut luka yang dinilai menggunakan Vancouver Scar Scale.
Meta-analisis ini terdiri dari total 216 peserta dari 7 uji coba terkontrol acak. Uji coba tersebut dilakukan antara tahun 2002 dan 2015. Pengganti kulit yang digunakan dalam uji coba tersebut meliputi integra, glyaderm, matriderm, dan spons selulosa viscose cellonex. Menurut Institut Statistik Internasional, setiap penelitian yang disertakan dilakukan di negara maju. Usia rata-rata dan durasi tindak lanjut bervariasi dari 10,6 hingga 70 tahun dan dari 1 minggu hingga 12 bulan setelah operasi. Vancouver Scar Scale digunakan untuk mengevaluasi cedera yang bersifat traumatis dan terkait luka bakar. Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan pengganti kulit menghasilkan peningkatan yang signifikan secara statistik dalam penilaian Vancouver Scar Scale dibandingkan dengan cangkok kulit saja. Perubahan rata-rata adalah 1,38 (95% CI: 0,13“2,63; p = 0,03).
Meta-analisis menunjukkan bahwa penerapan pengganti kulit memiliki manfaat yang signifikan dan membantu menutup luka secara efisien. Selain itu, Vancouver Scar Scale menunjukkan hasil yang lebih baik dalam proses penyembuhan dibandingkan dengan hanya bergantung pada cangkok kulit. Pengganti kulit tidak memiliki keunggulan inheren atas satu sama lain; sebaliknya, kesesuaiannya dengan kondisi luka pasien secara individu menentukan faktor penting dalam hal ini. Diperlukan pengganti kulit yang bermanfaat dalam skala besar, bukan hanya cangkok saja.
Penulis : Dr. Indri Lakhsmi Putri, dr., Sp.B.P.R.E, Subsp.K.M(K)
Data tambahan untuk artikel ini dapat ditemukan secara online di:
Baca juga: Perilaku Konsumtif Perempuan untuk Produk Perawatan Kulit





