51动漫

51动漫 Official Website

Perbedaan Ekspresi Penanda Tumor KI-67 dan Antigen Nuklir Sel Proliferasi(PCNA) pada Ameloblastoma

sumber: Alodokter
sumber: Alodokter

Ameloblastoma adalah tumor odontogenik jinak yang tumbuh secara perlahan-lahan di tulang rahang dan bersifat agresif secara lokal. Tumor ini dapat meluas ke tulang kortikal dan diklasifikasikan berdasarkan gambaran klinis, radiografi, pertimbangan terapeutik, dan histopatologi. Mekanisme yang mendasari ameloblastoma masih menjadi bahan perdebatan, tetapi penanda molekuler telah dibagi menjadi delapan jenis.

Protein Ki-67 telah diselidiki secara ekstensif sebagai penanda prognostik potensial proliferasi dalam studi retrospektif penyakit ganas. Studi klinis yang terakumulasi telah menunjukkan Ki-67 sebagai alat untuk diagnosis kanker, karena menentukan indeks proliferasi sel. Indeks Ki-67 yang tinggi menunjukkan tingkat proliferasi sel yang tinggi dan sering dikaitkan dengan perilaku tumor yang agresif.

Metode

Penelitian ini mengumpulkan data dari blok parafin ameloblastoma dari Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Mohamad Soewandhie dan Rumah Sakit 51动漫 antara tahun 2015 dan 2023. Jumlah partisipan kurang dari 100 orang, dan penelitian ini telah disetujui secara etis. Data dikumpulkan dari rekam medis, termasuk usia, jenis kelamin, dan histopatologi pasca operasi. Penelitian ini menggunakan antibodi Ki-67 dan PCNA untuk menodai epitel tumor, dan jumlah ekspresi Ki-67 dan PCNA dihitung dari rata-rata 20 bidang visual. Data disajikan dalam tabel distribusi frekuensi dan diagram batang atau diagram lingkaran, yang menunjukkan distribusi jenis kelamin, usia, dan varian tipe histopatologi ameloblastoma. Penelitian ini menggunakan uji Shapiro-Wilk, analisis varian satu arah parametrik, dan analisis perbandingan berganda Tukey honestly significant difference untuk menentukan perbedaan ekspresi Ki-67 dan PCNA antar kelompok.

Hasil Dan diskusi

Studi ini menemukan bahwa ekspresi Ki-67 dan PCNA ditemukan pada sel epitel tumor dari setiap sampel ameloblastoma. Ki-67 lebih banyak diekspresikan pada subtipe folikuler dan campuran (follicular-plexiform) daripada subtipe plexiform. Nilai rata-rata ekspresi Ki-67 tertinggi pada kelompok subtipe campuran (follicular-plexiform) yaitu 45,22, diikuti oleh subtipe folikel 40 dan subtipe plexiform 31,08. Ekspresi PCNA lebih rendah pada subtipe plexiform dibandingkan dengan subtipe folikel dan campuran (folikel-plexiform). Nilai ekspresi Ki-67 dan PCNA mengikuti urutan menurun. Uji perbandingan Ki-67 menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok subtipe ameloblastoma, sedangkan uji perbandingan PCNA tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan.

Ameloblastoma adalah tumor jinak yang menyerang daerah sekitarnya, yang menyebabkan invasi sel, pertumbuhan, dan proliferasi sel tumor. Proliferasi sel yang tidak normal dan perubahan dalam siklus sel adalah fenomena penting untuk diamati. Penilaian aktivitas proliferasi sel pada tumor membantu ahli histopatologi memprediksi perilaku tumor, termasuk kekambuhan lokal, potensi metastasis, dan pertumbuhan metastasis. Peningkatan ekspresi Ki-67 pada ameloblastoma berkorelasi dengan hipoksia, yang memicu pelepasan faktor yang dapat diinduksi oleh hipoksia, yaitu hypoxia-inducible factor 1-alpha (HIF-1伪). HIF-1伪 juga mengatur transkripsi VEGF, yang sedikit lebih tinggi pada ameloblastoma folikuler daripada plexiform. Angiogenesis dipengaruhi oleh degradasi ECM, yang dipicu oleh aktivitas MMP dan enzim proteolitik. Tingkat kekambuhan tertinggi pada ameloblastoma yang menjalani terapi konservatif ditemukan pada subtipe folikuler, diikuti oleh subtipe campuran dan subtipe pleksiform. Peningkatan kadar Ki-67 dan PCNA dapat membantu ahli patologi membedakan subtipe ameloblastoma dan menilai potensi perilakunya, memandu konseling pasien, dan merencanakan strategi tindak lanjut yang intensif.

Kesimpulan

Hasil analisis menunjukkan bahwa ekspresi KI-67 dan PCNA tertinggi terdapat pada subtipe ameloblastoma folikuler dan campuran, dengan perbedaan signifikan dibandingkan subtipe plexiform.

Sumber Referensi :

Purwoyudho, I. G. P. S., Kamadjaja, D. B., Danudiningrat, R. M. C. P., Amir, M. S., Rizqiawan, A., Mulyawan, I., & Prasetio, O. (2025). The Differences in Expression of Tumor Marker KI-67 and Proliferation Cell Nuclear Antigen (PCNA) in Ameloblastoma with Histopathological Subtypes Follicular, Plexiform, and Mixed (Follicular-Plexiform). European journal of dentistry, 10.1055/s-0044-1791220. Advance online publication.

AKSES CEPAT